Marzuki : Terduga Pelaku Pengeroyokan di Kantor Camat Sampaga, Minta Diproses Hukum

- Jurnalis

Selasa, 21 Desember 2021 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa hukum : Marzuki, SH.

Kuasa hukum : Marzuki, SH.

indigo99.com | Seorang warga Desa Sampaga Kecamatan Sampaga Kabupaten Mamuju, atas nama Hermansyah, yang diduga menjadi korban pengeroyokan di kantor Camat Sampaga saat terjadi keributan, Senin tanggal 13 Desember 2021, terus mencari keadilan dengan berharap Polisi bisa menangkap pelaku yang diduga menganiaya dirinya.

Marzuki, SH selaku kuasa hukum korban kepada indigo99.com mengatakan, bahwa kliennya diduga menjadi korban pengeroyokan saat menghadiri rapat evaluasi persiapan Pilkades di Kecamatan Sampaga. Kata dia, saat berlangsung pertemuan, tiba – tiba terjadi keributan yang akhirnya kliennya menjadi korban pengeroyokan hingga tubuhnya memar dan nyeri tubuhnya di bagian belakang.

“ Tidak tahu menahu, tiba – tiba ribut saat berlangsung rapat di kantor camat Sampaga, dan klien kami menjadi korban pengeroyokan saat itu. Karena tidak terima sehingga klien kami langsung melapor di Polsek Sampaga, “ sebut Marzuki kepada wartawan media ini. Selasa (21/12).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan laporan Polisi korban dengan Nomor : BL/18/XII/2021/SULSEL/RES.MAMUJU.SEK.SAMPAGA. Kata dia, persoalan sudah ditangani pihak Kepolisian Polresta Mamuju. Dengan berharap polisi benar – benar bisa menemukan siapa pelaku utama.

Baca Juga :  Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang - Belang Dikabarkan Hilang

“ Kami berharap Polisi bisa secepatnya menetapkan tersangka kalau bisa cepat ditahan, dan jelas mengetahui siapa pelaku yang pukul dia, “ tegas Marzuki.

Dikonfirmasi kepada kasat reskrim Polresta Mamuju, AKP Pandu Arif Setiawan membenarkan bahwa kasus ini sudah ditangani oleh Sat Reskrim Polresta Mamuju.

“ Iya, sudah kami tangani, “ singkat Pandu lewat pesan Whatsappnya.

Seperti dikabarkan sebelum nya yang dirilis indigo99.com. Bahwa buntut pengrusakan beberapa fasilitas kantor Camat Sampaga serta dugaan penganiayaan. Sejumlah masyarakat antri diperiksa Polisi. Hingga saat ini, pemeriksaan beberapa masyarakat sebagai saksi dilakukan secara maraton di kantor Polsek Sampaga.

Kapolresta Mamuju Kombes Pol Iskandar, membenarkan adanya kejadian pengrusakan dan dugaan penganiayaan yang terjadi hari Senin tanggal 13 Desember 2021. Kata dia motif pengrusakan kantor Camat Sampaga dan penganiayaan ini adalah masih diduga adanya kekecewaan terhadap hasil penetapan calon Kades.

“ Iya informasi yang kami terima merasa kecewa terhadap hasil tes yang dilakukan oleh panitia, mungkin ada yang tidak lolos sehingga terjadi keributan, “ kata Iskandar kepada indigo99.com. Rabu (15/12).

Baca Juga :  Peristiwa Tragis Anak Bunuh Orang Tua Kandung, Ini Kata Kapolres Mamasa

Terkait kasus ini, Satuan Reskrim Polresta Mamuju bersama Resmob Polda Sulbar, telah melakukan olah tempat kejadian perkara termasuk sudah mengambil keterangan korban penganiayaan. Dan sampai saat ini, Polisi telah mengantongi sejumlah barang bukti atas kejadian tersebut.

“ Menurut korban, rupanya telah mengenali masyarakat itu, hanya saja polisi belum bisa memastikan berapa jumlah terduga pelaku yang pastinya terduga pelaku lebih dari Satu orang, “sebutnya

Terhadap kasus ini, lanjut mantan Wadirkrimum Polda Sulbar, menyebutkan sebelum nya Kapolsek Sampaga, telah menghimbau agar tidak melakukan kegiatan yang berlebihan yang akan merugikan diri sendiri. Namun yang terjadi, ada kegiatan yang membuat fasilitas negara rusak serta terjadi dugaan penganiayaan. Dan hal ini kata dia, Polisi tidak akan mentolerir jika ada hal – hal yang bisa merugikan orang lain tanpa pandang bulu.

“ Barang bukti kan sudah dapat, saksi – saksi sedang periksa maraton setelah kita ambil tindakan ke pelaku atau penetapan tersangka, “ tegas Kapolresta Mamuju.**

Pewarta indigo99.com : Adji

 

Berita Terkait

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan
Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian
11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Berita ini 846 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 12:55 WIB

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan

Minggu, 14 April 2024 - 11:15 WIB

Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Selasa, 9 April 2024 - 05:55 WIB

Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!