Mantan Kepala ULP Polman Resmi Ditahan Jaksa  

- Jurnalis

Kamis, 20 Januari 2022 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Kedua tersangka Korupsi perpipaan telah mengenakan rompi tahanan Kejari Polman .

Terlihat Kedua tersangka Korupsi perpipaan telah mengenakan rompi tahanan Kejari Polman .

indigo99.com | Mantan Kepala ULP Polewali Mandar ( Polman ) bersama salah seorang kontraktor yang sudah menjadi tersangka Korupsi kegiatan Pembangunan SPAM jaringan perpipaan di Desa Kelapa Dua Kabupaten Polewali Mandar ( Polman ) pada Dinas PUPR tahun 2018, Kamis siang ( 20/1 ), resmi ditahan oleh jaksa penuntut umum ( JPU ) Kejari Polman. 

Dua tersangka dengan inisial DT dan MN bersama barang buktinya, Jaksa penyidik Pidana Khusus Kejari Polman, menyerahkan penangannya atau tahap II ke Jaksa penuntut umum ( JPU ) untuk dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan berdasarkan Sprint Penahanan Kajari Polman No.: 91/ P.6.12/ Ft.1/ 01/ 2022 dan No.: 92/ P.6.12/ Ft.1/ 01/ 2022 tanggal 20 Januari 2022.

Kasi Pidsus Kejari Polman, Andi Rieker, SH, membenarkan siang tadi telah melakukan tahap II terhadap Dua orang tersangka Korupsi pembangunan SPAM jaringan perpipaan tahun 2018.

“ iya benar, tadi siang kami lakukan tahap Dua terhadap Kedua tersangka beserta barang buktinya yang didampingi kuasa hukumnya. Kami serahkan penangannya ke JPU dan nantinya akan dilakukan sidang penuntutan di Pengadilan Tipikor setelah berkas perkaranya dilimpah ke Pengadilan Tipikor, “ kata Riker kepada indigo99.com 

Rieker menyebutkan, Dua tersangka itu adalah DT selaku PPK kegiatan pada bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Polman, yang saat ini menjabat selaku Kepala ULP Kabupaten Polman. Sedangkan MN selaku pelaksana atau kontraktor kegiatan tersebut.

Lanjut dikatakan, salah satu alasan dilakukan penahanan oleh JPU beralasan berdasarkan ketentuan Pasal 21 Ayat (1) dan (4) KUHAP, dikhawatirkan Kedua tersangka melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.  

Baca Juga :  Akibat Petugas KPPS Kelelahan, TPS 13 Tahaya - Haya Ditinggal Tidur

“ JPU beralasan dilakukan penahanan, dikhawatirkan tersangka melarikan diri, mengulangi perbuatan pidana atau menghilangkan barang bukti sesuai dengan pasal 21 KUHAP, “ jelas Rieker.

Masih dia, setelah dilakukan penahanan Kedua tersangka, Keduanya langsung digiring ke Lapas Polman untuk dilakukan penahanan selama 20 hari, untuk mempermudah proses penanganan perkara tersebut.

“ Sekitar pukul 16.15 Wita kedua tersangka dimasukan ke dalam Lapas Polewali dengan aman dan tertib, serta sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan rapid test terhadap Keduanya dengan hasil negatif, “ kunci Riker.**

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster
Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius
Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas
2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur
Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus
Peningkatan Nilai SPBE Tahun 2024
Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat
Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS
Berita ini 1,654 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:22 WIB

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:31 WIB

Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:41 WIB

Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:27 WIB

2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:40 WIB

Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:05 WIB

Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:15 WIB

Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:30 WIB

Berhasil Ungkap Kasus OTT Hingga Narkoba, 2 Satker Diganjar Penghargaan

Berita Terbaru

Kabid Perikanan budidaya, mengunjungi lokasi pembenihan dan pembesaran lobster air tawar di Kelurahan Rimuku.(Foto/Ucok)

Advertorial

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:22 WIB

error: Content is protected !!