Ditemukan Kerugian Negara 523 Juta, Kades Sarudu Mantap Kenakan Rompi Sakti Kejari Pasangkayu

- Jurnalis

Rabu, 8 Desember 2021 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketfot : Terlihat oknum Kades Sarudu yang menegnakan rompi sakti Kejari Pasangkayu, dikawal saat keluar dari gedung Kejari Pasangkayu.

Ketfot : Terlihat oknum Kades Sarudu yang menegnakan rompi sakti Kejari Pasangkayu, dikawal saat keluar dari gedung Kejari Pasangkayu.

indigo99.com | Mantan Kepala Desa Sarudu Kecamatan Sarudu Kabupaten Pasangkayu inisial SJ, resmi mengenakan rompi tahanan Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ). Rabu 8 Desember 2021.

Rompi mahal milik Kejari Pasangkayu yang dikenakan oleh mantan Kades Sarudu, setelah resmi ditetapkan menjadi tersangka atas dugaan tindak pidana Korupsi pengelolaan dana desa ( DD ) tahun 2016 – 2021 yang menyebabkan adanya kerugian negara tidak sedikit dengan jumlah setengah Miliar lebih ( 523 Juta ).

Baca Juga :  Pagi Tadi, Pemilik Wisma Rio Ditemukan Tidak Bernyawa

Kajari Pasangkayu melalui Kasi Intelijen, Zaki Mubarak, SH kepada indigo99 mengatakan, penahanan oknum Kades sarudu ini, setelah dilakukan penyidikan beberapa minggu oleh Jaksa penyidik pidana khusus ( Pidsus ) Kejari Pasangkayu, berdasarkan surat perintah penahanan Kajari Pasangkayu Nomor: 01/P.6.14/Fd.1/12/2021 tgl 08 Des 2021.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih dia, salah satu alasan penyidik Pidsus Kejari Pasangkayu menahan tersangka oknum Kades Sarudu, karena terancam diatas 5 tahun kurungan penjara serta dikhawatirkan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan mengulangi tindak pidananya lagi.

Baca Juga :  Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

“ Tersangka sudah kami tahan 20 hari kedepan berdasarkan dengan Sprint Kajari Pasangkayu. Penahanan dilakukan di Rutan kelas II B Pasangkayu, dimana tahanan tersebut dititip sementara hingga waktu yang ditentukan untuk dilimpah ke Pengadilan Tipikor di Mamuju, “ jelas Zaki.**

Pewarta indigi99.com : Adji

Berita Terkait

Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar
8 Komplotan Pelaku Hipnotis Berhasil Gondol Uang 85 Juta Milik Warga Sampaga
Jatanras Polda Sulbar Berhasil Gulung 8 Komplotan Pelaku Hipnotis
Gegara Sabu, Seorang Anggota Polres Pasangkayu Dipecat
Pagi Tadi, Pemilik Wisma Rio Ditemukan Tidak Bernyawa
Ditpolair Polda Sulbar Tengah Selidiki Bom Ikan Meledak
Berita ini 1,467 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!