Mampu Selamatkan Aset Puluhan Triliun, Jokowi Watch Beberkan Prestasi Jaksa Agung

- Jurnalis

Minggu, 19 Desember 2021 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaksa Agung ST. Burhanuddin

Jaksa Agung ST. Burhanuddin

indigo99.com | Direktur Eksekutif Jokowi Watch Tigor Sitorus menilai, kerja keras Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin ini benar-benar prestisius. Saat ini, Kejaksaan Agung berhasil menyelamatkan aset negara hingga puluhan triliun rupiah.

“Selama memimpin Korps Adhyaksa, Jaksa Agung ST Burhanuddin telah menunjukkan prestasi luar biasa, mulai dari pengungkapan berbagai kasus korupsi besar, transformasi digital di kejaksaan hingga penyelamatan aset negara hingga puluhan triliun rupiah,” ujar Tigor Sitorus, dikutip dari kosadata.com, Rabu (15/12/2021).

Menurutnya, Jaksa Agung terus bergerak memberantas korupsi di Indonesia meski tidak banyak gembar gembor pemberitaan. Dia mengatakan, Burhanuddin juga sukses dalam menjalankan program-program kerjanya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pak Burhanuddin dalam diam terus bekerja keras berantas korupsi. Saya menilai Jaksa Agung sudah menjalankan visi dan misi Presiden Joko Widodo dengan berhasil dalam menjadikan hukum sebagai panglima,” katanya.

Tigor meyakini, kinerja Kejaksaan Agung kedepannya semakin dipercaya publik. Menurutnya, hal ini akan menjadi bonus tersendiri bagi Pemerintahan Joko Widodo.

Dia mencontohkan soal penanganan suatu perkara, Kejaksaan Agung tidak hanya mempidanakan perilaku mengembalikan kerugian negara namun juga melakukan perbaikan sistem agar tidak terulang lagi.

Baca Juga :  Program Infrastruktur di Sulbar Harus Selesaikan Masalah dan Beri Manfaat

“Pak Burhanuddin juga berhasil mengamankan aset pemerintah, baik BUMN atau BUMD yang dikuasai pihak lain, agar aset itu bisa digunakan sesuai peruntukannya,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, Kejaksaan Agung telah menerapkan informasi teknologi dalam pengembangan birokrasi, pengawasan yang ketat untuk zona integritas bebas korupsi sehingga menjadi contoh bagi satuan kerja lain.

Dalam kesempatan itu, jelasnya, Burhanuddin berhasil menyita aset PT Asuransi Jiwasraya melebihi kerugian negara. Kini total aset yang telah disita dalam kasus dugaan korupsi Jiwasraya diperkirakan nilainya mencapai Rp18,4 triliun.

“Permasalahan Jiwasraya mencuat dari tahun 2004, tapi baru era Burhanuddin dibongkar serius,” kata Tigor.

Prestasi lainnya adalah pengembalian uang hasil korupsi dari Dirut PT Tansri Madjid Energi, Kokos Jiang sebesar Rp477 miliar pada November 2019.

Selain itu, kasus yang menyedot perhatian publik adalah kasus dugaan korupsi dan pencucian uang pada PT Asabri (Persero)

Hingga Oktober 2021, Kejagung telah menyita aset Asabri sekitar Rp16,2 triliun.

Baca Juga :  Buntut Dugaan Pemotongan BLT, Kades Tanambuah Di Demo Warganya

Bahkan JPU Kejagung menuntut salah satu terdakwa Heru Hidayat dengan hukuman mati.

Tuntutan itu dipilih karena Heru dinilai terbukti melakukan korupsi yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp22,788 triliun dari pengelolaan dana PT Asabri serta tindak pidana pencucian uang. Dalam tuntutannya, Heru Hidayat disebutkan mendapat keuntungan sebesar Rp12,643 triliun.

“Dalam catatan Jokowi Watch, dalam setahun ini saja Kejagung menyita aset yang diselewengkan hingga Rp30 triliun. Saya berharap supaya beberapa koorporasi yang menyalahgunakan keuangan negara diusut tuntas,” kata Tigor.

Tigor berpandangan, langkah tegas ST Burhanuddin selama dua tahun ini merupakan upaya menuju Indonesia Zero Corruption 2045 atau tepatnya 100 tahun Indonesia merdeka.

Selain itu, indeks korupsi Indonesia pada tahun 2019 adalah 37 dan membaik pada 2020 dengan nilai 40 dari peringkat 86 menjadi 102.

“Jokowi watch optimis jika lembaga penegak hukum konsisten pada tahun 2024 atau berakhirnya Kabinet Indonesia Maju, pak Jokowi akan mewariskan Indonesia berada di 50 besar negara paling bersih di dunia,” tandasnya. ***

Pewarta indigo99.com : Adji

 

Berita Terkait

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan
Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras
Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas
Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan
Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru
Jokowi Resmikan Proyek APBN 1,31 Triliun di Sulbar
Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 12:14 WIB

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan

Rabu, 24 April 2024 - 06:31 WIB

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 April 2024 - 06:04 WIB

Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas

Selasa, 23 April 2024 - 17:05 WIB

Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan

Selasa, 23 April 2024 - 16:34 WIB

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 April 2024 - 09:14 WIB

Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi

Senin, 22 April 2024 - 17:28 WIB

Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos

Senin, 22 April 2024 - 15:42 WIB

Warga Terdampak Gempa di Malunda Layangkan Sikap Protes ke Jokowi

Berita Terbaru

Pj Zudan dalam Kuker ya di Kab Polman dalam acara pasar murah Ramadhan.(F/humas)

Advertorial

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 Apr 2024 - 06:31 WIB

Kuasa hukum Andi Dodi Hermawan berikan keterangan kepada media.

Headline

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 Apr 2024 - 16:34 WIB

error: Content is protected !!