Maling Buat Beli Chip Game Judi Online, 4 Pemuda di Mamuju Ditangkap Polisi

- Jurnalis

Selasa, 15 Februari 2022 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa judi online

Foto Istimewa judi online

indigo99.com | Tidak ada uang belikan chip game online, Empat orang pemuda ditangkap Polisi setelah ketahuan menggasak pintu besi penahan air milik PT PLN belakang kantor Bupati Mamuju di Kelurahan Karema Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju Provinsi Sulbar.

Keempat orang pelaku pencuri tersebut masing – masing diketahui bernama, tersangka Muhammad Haidir Norman alias Haidir usia 28 Tahun pekerjaan sebagai kurir beralamatkan jalan Husni Thamrin, Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju. Dedi Sahrul Adrian alias Dedi ( 28 ) beralamat jalan Soekarno Hatta. Tersangka Irfan Arisandi alias Ippang ( 28 ) beralamat jalan Sultan Hasanuddin. tersangka Ahmad Zulfikar alias Mamad ( 21 ) beralamat jalan Ranggong Mamuju dan tersangka Sofyan Efendi ( 28 ) beralamat jalan Diponegoro Mamuju.

Baca Juga :  11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Kasat Reskrim Polres Mamuju, AKP Pandu Arief Setiawan mengatakan, Keempat pelaku tindak pidana pencurian dan pemberatan ( Curat ) ditangkap di masing – masing rumahnya tanpa ada perlawanan. Dan Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa pintu besi penahan air.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Masing – masing pelaku ditangkap di rumah tanpa perlawanan. Dan kami amankan barang bukti berupa pintu besi penahan air, “ kata Pandu. 

Berdasarkan pengakuan pelaku, dirinya nekat mencuri pintu air besi dikarenakan untuk kebutuhan mendesak pembelian chip game dan sisanya digunakan berfoya – foya.

Baca Juga :  Ramadhan Berkah, 32 PPPK di Lingkup Pemprov Sulbar Terima SK 

“ Motif para pelaku ini, menjual besi hasil curian ke pembeli besi bekas lalu uang hasil penjualan digunakan untuk membeli chip game Domino dan foya – foya, “ ungkap Kasat Pandu.

Terhadap kasus ini, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 

– 1 buah besi pintu besi penahan air bendungan

– 1 unit mobil pick up merk Toyota Kijang warna hitam dengan Nopol DD 8976 OZ, mobil ini diduga digunakan untuk memuat hasil barang curian Keempat pelaku. Dan beberapa tersangka pencurian pintu besi penahan air ini adalah residivis. Dan Polisi masih memburu seorang pelaku inisial AC.

Pewarta indigo99.com : Adji  

Berita Terkait

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat
Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar
Berita ini 1,972 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 20:09 WIB

Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Minggu, 7 April 2024 - 06:53 WIB

Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar

Minggu, 7 April 2024 - 04:48 WIB

Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!