Mainkan Anggaran Pembangunan Pasar Lakahang, Kejari Tahan 4 Orang Tersangka Baru

- Jurnalis

Sabtu, 21 Mei 2022 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat orang tersangka Korupsi pasar Lakahang dititip penahanannya di sel Tahanan Polres Mamasa.

Empat orang tersangka Korupsi pasar Lakahang dititip penahanannya di sel Tahanan Polres Mamasa.

MAMASA, indigo99.com | Dugaan permainan culas pada proyek APBN tahun 2019 pembangunan pasar Lakahang Kecamatan Tabulahan Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), akhirnya memakan tumbal.

Belum lama ini, penyidik kriminal khusus ( Krimsus ) tindak pidana Korupsi ( Tipikor ) Kejari Mamasa, menetapkan Empat orang menjadi tersangka baru dugaan korupsi pembangunan pasar Lakahang, yang merugikan keuangan negara sebesar 412 Juta berdasarkan hasil audit BPKP Sulbar.
Keempat tersangka yang sudah resmi menggunakan rompi kebesaran Kejari Mamasa masing – masing adalah tim inisi PT selaku pelaksana pekerjaan, I (juga sebagai pekerjaan, M sebagai PPK dan YP selaku Konsultan Pengawas.

Kajari Mamasa, Musa, SH,MH dalam keterangan Persnya kepada indigo99.com mengatakan kasus Korupsi yang ditangani oleh Kejari Mamasa, agak cukup lama menetapkan tersangka karena menunggu hasil audit BPKP Sulbar untuk mengetahui kerugian negaranya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musa menyebutkan, awalnya tersangka YP menawarkan proyek Pembangunan Pasar Rakyat Lakahang kepada tersangka PT kemudian tersangka PT meminta tersangka I mencari perusahaan dengan meminjam CV. Fajar Makmur untuk mengikuti lelang Penyedia Jasa Konstruksi Pembangunan Pasar Rakyat Lakahang dengan Nilai Penawaran Rp. 5.440.132.227,89,- kemudian tersangka I menghadiri Pembuktian Kualifikasi dan CV. Fajar Makmur dinyatakan sebagai pemenang. Berdasarkan kontrak, pekerjaan Pembangunan Pasar Rakyat Lakahang dilaksanakan dalam 80 hari kalender 11 Oktober 2019 sampai dengan 30 Desember 2019.

Baca Juga :  2 Terdakwa Korupsi Jalaluddin Duka dan Alex Jalani Sidang Dakwaan

“ Kegiatan pembangunan ini dilaksanakan oleh kedua tersangka I partner dengan tersangka PT.” sebut Musa kepada indigo99.com

Kajari Mamasa, Musa memberikan keterangan pers kepada sejumlah media.

Sementara tersangka YP sebagai konsultan pengawas CV. Milana Consultant, diketahui juga turut bermain. Berdasarkan kontrak, pembayaran prestasi kerja dilakukan secara termin, yang didasarkan pada penghitungan bersama terhadap progress pekerjaan Pembayaran prestasi kerja seperti uang muka dibayar Rp. 709.937.252. pembayaran pekerjaan 75 persen Rp. 2.818.359.397. Dan pembayaran pekerjaan 90 persen Rp. 779.546.217.

Baca Juga :  Dukung Pj Gubernur Evaluasi 4 Pimpinan OPD, HMI Mamuju Minta Kadisdik Sulbar Dimutasi Di Tempat Lain

Sementara tersangka M selaku PPK melakukan pemutusan kontrak tertanggal 30 Desember 2019 yang progres akhir pekerjaan dalam laporannya 90,037 persen. Sementara hasil perhitungan ahli teknis bobot atau progres pekerjaan baru sebesar 78,71 persen.
“ Setelah melalui proses penyidikan dan telah ditemukan minimal dua alat bukti dan barang bukti yang saling bersesuaian kemudian pada hari ini berdasarkan surat penetapan Empat orang tersangka,” katanya

Terhadap para tersangka dikenakan pasal 2 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo, Pasal 55 Ayat 1 Ke-1 KUHP.

“ Keempat tersangka langsung kami tahan. Dan para tersangka dibawa dan dititip pada Rutan Polres Mamasa, “ pungkas Kajari Mamasa.**

Pewarta indigo99.com : Aji

Berita Terkait

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat
Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar
Berita ini 2,833 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 20:09 WIB

Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Minggu, 7 April 2024 - 06:53 WIB

Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar

Minggu, 7 April 2024 - 04:48 WIB

Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!