Main Judi Online, Seorang Pemuda di Topore Diamankan Polisi

- Jurnalis

Rabu, 20 Oktober 2021 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto : Pelaku judi togel  saat digelandang anggota Remob Polresta Mamuju.

Ket Foto : Pelaku judi togel saat digelandang anggota Remob Polresta Mamuju.

indigo99.com | Baru Dua bulan menjalankan bisnis judi togel dengan menggunakan aplikasi. Seorang pemuda inisila HT asal Desa Topore, Kecamatan Papalang Kabupaten Mamuju, ditangkap satuan Resmob Polresta Mamuju, hari Selasa tanggal 19 Oktober 2021 sekitar pukul  23.20 WITA.

Dalam penangkapan tersangka yang merupakan bandar, Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa  1 buah Handphone merk OPPO Reno 5, 1 buah buku catatan omset togel, uang sebesar Rp 301.215 di dalam akun perjudian togel milik pelalu (www.inatogel.com ) dan kertas catatan pembelian togel.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Pandu Arief Setiawan kepada indigo99.com mengatakan, pengungkapan kasus judi togel ini berawal dari laporan masyarakat setempat. Karena tempat kejadian di wilayah hukum Polresta Mamuju, sehingga langsung ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan. 

 “ Berawal dari adanya laporan masyarakat. Kami tindak lanjuti, rupanya benar bahwa adanya kegiatan perjudian togel di wilayah hukum Polresta Mamuju tepatnya di Desa Topore Kecamatan Papalang. “ kata Pandu.

Lebih lanjut kata mantan Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, menyebutkan atas laporan itu Unit Resmob Sat Reskrim Polresta Mamuju, langsung melakukan penyelidikan benar bahwa adanya tindak pidana perjudian ( Togel ) di depan kios milik salah seorang warga setempat. 

Dalam penyelidikan polisi, orang yang menjalankan perjudian via aplikasi judi yang diakses menggunakan ponsel pintar adalah diduga tersangka HT yang merupakan bandar togel. 

Baca Juga :  Hari ini, KPU Mamuju Laksanakan PSU di 6 TPS

“ Unit Resmob Sat Reskrim Polresta Mamuju, langsung melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan tersangka HT beserta barang buktinya. Selanjutnya tersangka HT, dibawa ke Polresta Mamuju untuk proses penyidikan lebih lanjut, “ ujar Pandu.

Dalam KUHP saat ini, larangan judi tertuang dalam Pasal 303. Ancamannya yaitu 10 tahun penjara. Bunyi lengkapnya: Diancam dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau pidana denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah.**

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar
8 Komplotan Pelaku Hipnotis Berhasil Gondol Uang 85 Juta Milik Warga Sampaga
Jatanras Polda Sulbar Berhasil Gulung 8 Komplotan Pelaku Hipnotis
Gegara Sabu, Seorang Anggota Polres Pasangkayu Dipecat
Pagi Tadi, Pemilik Wisma Rio Ditemukan Tidak Bernyawa
Ditpolair Polda Sulbar Tengah Selidiki Bom Ikan Meledak
Berita ini 414 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!