MAC Sorot Tender Proyek Bendung Malunda

- Jurnalis

Jumat, 10 Juni 2022 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasanuddin, Koordinator tim investigasi MAC Sulbar.

Hasanuddin, Koordinator tim investigasi MAC Sulbar.

SULBAR, indigo99.com | Hasil proses tender oleh panitia lelang pada proyek Bendung Irigasi Malunda yang berada di Desa Kayuangin di Kecamatan Malunda Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), kembali menuai sorotan.

Diketahui proses lelang yang dilakukan oleh panitia pada balai pelaksanaan pemilihan jasa konstruksi ( BP2JK ) Perwakilan Sulbar. Salah satu perusahaan PT Marinda Utamakarya Subur, tiba – tiba jatuh atau tidak lolos di acara pengumuman pemenang pada hal diketahui nama perusahaan tersebut berada di posisi pertama dan terendah penawaran.

Terkait persoalan itu, Lembaga penggiat anti korupsi dan pemerhati pembangunan di Sulbar, Manakarra aktivis club ( MAC ), juga ikut menyoroti proses lelang tersebut yang dilakukan oleh panitia BP2JK Perwakilan Sulbar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator tim investigasi MAC Hasanuddin mengaku, jika memakai kacamata awam sulit memahami logika tender pengadaan Proyek Bendung Malunda. Kata dia, biasanya dalam tender apapun selalu dimenangkan nilai paling rendah.

“Bagaimana bisa yang paling mahal yang menang, padahal ada juga perusahaan lain yang mengajukan penawaran dengan harga yang lebih rendah,” kata Hasanuddin dalam rilisnya ke Redaksi indigio99.com

Hasanuddin menilai proses penentuan pemenang tender ini harus ditelusuri. Jangan sampai, kata dia, pilihan pemenang tender pada perusahaan yang memberikan tawaran tertinggi ini karena diduga ada kongkalingkong antara perusahaan calon pemenang dengan penyelenggara proyek.

“jadi bisa saja kita curiga, bahwa tender jadi semacam prosedur formalitas saja. Mungkin saja keputusan siapa pemenang tender sudah ditentukan sebelum tender dilakukan,”ujarnya

Baca Juga :  8 Komplotan Pelaku Hipnotis Berhasil Gondol Uang 85 Juta Milik Warga Sampaga

Terkait hal itu, kata dia, MAC menduga jangan sampai ada potensi kecurangan dalam proses ini.

Untuk itu kata dia, agar tidak terjadi permainan nakal yang dilakukan oleh oknum – oknum yang sengaja mencari keuntungan dalam permainan tender.

MAC meminta KPK untuk lebih mengerahkan upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi khususnya Sulbar terutama pada tender – tender proyek infrastruktur karena dapat merugikan negara dalam jumlah yang tidak sedikit.
“ Dalam data kami, ada pembuktian proyek mangkrak yang ada di daerah kita ini. Jangan sampai terulang. Hal ini jika tidak bersih, kami akan menggelar aksi demo di BP2JK Perwakilan Sulbar. Apabila ada indikasi permainan kami dari MAC akan kembali turung aksi kelapangan seperti kejadian tanggal 2 Mei 2020, “ pungkasnya.

Sekretaris BP2JK Perwakilan Sulbar, Ika saat media ini melakukan upaya konfirmasi lewat via telepon. Mengaku panitia lelang tidak ada yang bisa berhubungan dengan media jika ada ada yang mau ditanyakan. Kata dia, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan langsung bertanya sama Sekretaris BP2JK.

“Panitia lelang tidak bisa bicara dengan Media ya pak, jika ada yang mau ditanyakan silahkan tanya dengan saya saja pak, “ kata Ika yang mengarahkan wartawan media ini harus bertanya kepadanya.

Saat ditanya, apa alasan panitia lelang BP2JK Perwakilan Sulbar, dimana PT Marinda Utamakarya Subur sebagai peserta lelang pada kegiatan Proyek Bendung Malunda, yang sebelum nya berada di posisi pertama tiba – tiba jatuh tanpa alasan.

Baca Juga :  Hari ini, KPU Mamuju Laksanakan PSU di 6 TPS

Sekretaris BP2JIK Ika dengan jawaban singkatnya mengatakan, sebagai penyedia pasti tahu itu ada disebut masa sanggah berarti pihak perusahaan ( PT Marinda Utamakarya Subur ) yang ikut lelang itu bisa berhak bertanya kenapa sampai bisa jatuh tapi bertanya di ruang masa sanggah.

“ Ada masa sanggah ya pak, bisa bertanya dan bisa mengeluarkan pendapatnya soal itu kenapa sampai bisa jatuh apa permasalahannya. Semua yang merasa dirugikan, bisa bicara di ruang masa sanggah ya, “ ujar Ika

Selain itu, Media ini kembali mempertanyakan waktu atau masa pengumuman tender Proyek Bendung Malunda, yang peserta lelang di tiba – tiba dimajukan tanpa info sebelumnnya. Ika mengaku, tidak bisa memberikan keterangan soal itu sebelum ada izin dari pimpinan nya. Apalagi saat ini dirinya sementara mengikuti WFH.

“ Masa atau waktu pengumana di majukan kan ada pertibangan – pertimabang. Kalau soal itu, saya tidak bisa menjawab dengan alasan hari ini saya sibuk WFH. Kalau bertanya soal ini, saya harus komunikasi dengan pimpinannya pak. Jika seandainya di kantor, mungkin bisa langsung jawab karena saya lagi di rumah dan tidak bisa menerima tamu ya, “ tutup Ika.**

aji/INDIGO99COM

Berita Terkait

Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan
Pagi Tadi, Seorang Pegawai KPU Mateng Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel 109
Bawaslu Majene Telusuri Dugaan Kasus Money Politik, Seorang Caleg DPR RI Dimintai Keterangan
Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Berita ini 731 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!