Liput Wawancara Balon Kades, Wartawan Mamasa Diduga Dapat Tindakan Represif Kabid PMD.

- Jurnalis

Kamis, 4 November 2021 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto : Ruang tes wawancar Balon Kades se Kabupaten Mamasa.

Ket Foto : Ruang tes wawancar Balon Kades se Kabupaten Mamasa.

indigo99.com | Lagi – lagi kembali terjadi dugaan tindakan kasar yang dilakukan oknum aparatur sipil negara ( ASN ) di lingkungan Pemda Mamasa Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ). Kamis ( 4/11 )

Kali ini, pihak dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, melarang keras wartawan melakukan peliputan pada acara tes wawancara bakal calon  Balon ) Kades. Larangan itu, pihak PMD langsung melakukan tindakan represif kepada beberapa wartawan yang bertugas melakukan peliputan dengan mengusir keluar rangan. 

Seperti pengakuan wartawan media Tribun Sulbar, Semuel Mesakaraeng dan Mandar News, Yoris, melakukan peliputan mengambil gambar dalam ruangan tes. Namun tiba – tiba didorong keluar dari ruangan oleh oknum Kepala Bidang di Dinas PMD Mamasa, inisial R dan langsung menutup pintu ruangan dengan kasar. Akibat didorong secara paksa itu, lengan wartawan Tribun Sulbar sempat kegencet pintu dan secara refleks, Ia menyikut pintu.

“Saya didorong secara kasar, terus lengan saya terjepit pintu. Otomatis karena sakit, saya refleks menyikut pintu,” katanya.

Saat dirinya menyikut pintu, oknum lain inisial H,  yang belakangan diketahui juga salah satu Kepala Bidang di Dinas PMD Mamasa menunjuk – nunjuk korban sambil melontarkan kata – kata kasar.

“Memang kurang ajar ini,” kata oknum pegawai PMD tersebut yang ditirukan ulang oleh korban.

Kata-kata kasar yang dilontarkan oknum pegawai PMD tersebut karena mengira wartawan yang diusir keluar ruangan mendobrak pintu yang akan ditutup setelah wartawan didorong keluar dari ruangan. Karena emosi, Semuel sempat melakukan balasan namun ditahan oleh wartawan lain yang ada dilokasi.

Ia menjelaskan seharusnya, pihak panitia seleksi tambahan Balon Kades menginformasikan secara baik-baik kepada wartawan yang sedang melakukan peliputan jika ruangan akan disterilkan. Lagian saat itu sesi tes wawancara belum juga dimulai.

Baca Juga :  Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat

“Maunya diinformasikan kalau memang wartawan tidak boleh berada dalam ruang tes. Dan harusnya kepada wartawan diberi kesempatan setidaknya 5 menit saja untuk mengambil dokumentasi,” jelasnya.

Kesaksian wartawan Mandar News yang ada di tempat kejadian dan menjadi salah satu korban, arogansi oknum pegawai PMD mereda setelah dirinya membenarkan bahwa lengan wartawan Tribun Sulbar memang terjepit pintu.

“Nanti berhenti marah-marah pas saya bilangin memang terjepit pintu tangannya,” ucapnya.

Tindakan oknum aparatur sipil negara tersebut sangat menyalahi Undang-undang Pers nomor 40 tahun 1999. Tindakan tersebut masuk kategori upaya menghalang-halangi kerja jurnalistik yang dapat dituntut dengan hukuman pidana.

Terkait persoalan ini, pihak PMD Kabupaten Mamasa, belum memberikan klarifikasi secara resmi  kepada sejumlah media di Kabupaten Mamasa. **

Pewara Indigo99.com : Jupran

Berita Terkait

Terdakwa Korupsi PDAM Mamasa Kembalikan Kerugian Negara 100 Juta
AJI Kota Mandar Serukan Presiden Jokowi dan Oligarki Media Mencengkeram Kuat Intervensi Independensi Pers
Senam Sehat Padati Lapangan Kondosapata, Relawan MP2 Ajak Menangkan Prabowo Gibran di Mamasa
2 Tersangka Korupsi Dana Bantuan Stimulan di Mamasa, Siap Disidangkan
Yatibersa Peduli di Mamasa, Berbagi Sembako Hingga Operasi Bibir Sumbing Gratis
Muh Zain Resmi Jadi Penjabat Bupati Mamasa.
Besok Senin, Penjabat Baru Bupati Mamasa Dilantik
Dugaan Korupsi Dana Bansos dan Dana Hibah di Mamasa Kembali Dibuka ke Publik
Berita ini 481 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!