Lanjutan Sidang Korupsi Bantuan Gempa Mamasa, Saksi Akui Setor Biaya Administrasi 1,5 Juta

- Jurnalis

Senin, 25 Maret 2024 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMASA, indigo99.com | Lima orang petani atau penerima bantuan gempa atau dana stimulan asal Kabupaten Mamasa tahun 2021, di hadirkan dalam sidang lanjutan perkara korupsi di Pengadilan Tipikor Mamuju. Senin 25/3/24

Diketahui Lima saksi yang di hadirkan JPU yakni 1 orang dari Kelurahan Lakahang dan 4 orang Desa Burana.

Saksi yang dicecar sejumlah pertanyaan oleh majelis hakim Tipikor maupun JPU dan kuasa hukum.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari Keterangan 5 saksi mengaku, bahwa setelah uang bantuan cair, Kelima saksi mengaku ada uang potongan dari anggaran yang diterima untuk pembayaran administrasi. Uang tersebut bervariasi mulai sampai  500 ribu sampai  dengan 1,5 Juta. 

Baca Juga :  Ramadhan Berkah, 32 PPPK di Lingkup Pemprov Sulbar Terima SK 

Lanjut kata saksi, uang potongan tersebut disampaikan langsung Lurah dan menurutnya akan diberikan kepada atasan sebagai biaya administrasi.

” Uang yang bantuan sudah yang di tangan saya. pak Lurah meminta kepada saya untuk membayar biaya administrasi senilai 2,5 juta tetapi yang mampu saya bayar 1,5 juta,” kata salah seorang saksi Dominggus

Dalam pemeriksaan saksi yang di hadirkan oleh JPU melalui Muh Siddiq.  mengaku terkait kasus ini masih ada 37 saksi yang akan diperiksa  di Pengadilan Tipikor Mamuju.

Baca Juga :  2 Terdakwa Korupsi Jalaluddin Duka dan Alex Jalani Sidang Dakwaan

Seperti diketahui, lanjutan sidang pemeriksaan saksi perkara Korupsi Dana stimulan Mamasa, diketuai oleh Majelis Hakim Ignatius Ariwibowo, dan dua hakim anggota Syamsuardi bersama dengan I Gede Subagiyo.

Seperti diketahui, perkara korupsi dana bantuan stimulan menyeret dua pria menjadi terdakwa yakni Pasamboan Pangloli dan Muh Arsad. Terkait perkara ini negara dirugikan sejumlah kurang lebih 1 Miliar.

Editor : Aji

Berita Terkait

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan
Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian
11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Berita ini 2,023 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 12:55 WIB

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan

Minggu, 14 April 2024 - 11:15 WIB

Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Selasa, 9 April 2024 - 05:55 WIB

Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!