Kwitansi Retribusi Perusahaan di Desa Salubarana Dipertanyakan

- Jurnalis

Jumat, 14 Januari 2022 - 00:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukti retribusi perusahaan ke Desa Salubarana.

Bukti retribusi perusahaan ke Desa Salubarana.

indigo99.com | Sejumlah warga Desa Salubarana Kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju Tengah ( Mateng ). Mempertanyakan uang retribusi perusahaan yang diduga tidak masuk dalam kas desa.

Salah seorang warga Desa Salubarana, yang tidak mau ditulis namanya mengatakan keberadaan yang beroperasi di Desa Salubarana itu menjadi keuntungan desa. Namun belakangan ini, retribusi perusahaan yang menjadi kewajiban setiap tahunnya, diduga ditemukan ada kejanggalan karena Pemdes tidak tahu menu soal dana retribusi itu meskipun kwitansi penerima bertuliskan :  Angsuran 02 pembayaran retribusi jalan LKMD Desa Lara tahun 2020 dengan jumlah 10 Juta. Dan paraf oleh Staf  Desa atas nama Arman.

“ Ini yang kami pertanyakan, kwitansi mengatasnamakan desa tetapi hasil retribusinya tidak masuk ke kas desa. Dan Kami berharap agar kedepan uang kontribusi dari perusahaan itu bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Salubarana. Itu yang kami harapkan, “ harapnya      

Terkait persoalan ini, untuk memastikan kebenarannya langsung ditanyakan ke pihak desa, namun kepala desa tidak mengakui adanya setoran dana dari pihak perusahaan. Namun, kepala desa mengarahkan untuk menanyakan ke pihak perusahaan. 

“ Pihak perusahaan, melalui bapak Syahril selaku Kepala Plant produksi. Memang benar pihaknya telah mengeluarkan sejumlah uang dengan nilai variatif setiap tahunnya dan uang tersebut diterima oleh oknum anggota dewan, “ katanya.

Terkait persoalan ini, indigo99.com melakukan upaya konfirmasi terhadap salah seorang oknum Dewan inisial AR yang disebut – sebut pihak perusahaan yang menerima. Kepada media ini AR mengaku, menerima uang retribusi dari pihak perusahaan sebagai perjanjian kerjasama berdasarkan kesepakatan antara dirinya dan pihak perusahaan karena tanah miliknya dijadikan jalan pihak perusahaan.

Baca Juga :  Dugaan Pungli Biaya Perjalanan Haji Mamuju - Makassar, Ini Tanggapan Kejari Mamuju

” Itu tanah saya, dilalui oleh pihak perusahaan jadi kalau saya memungut biaya dari pihak perusahaan, yah itu adalah hak saya dan kalau saya mau, detik ini juga jalan ini bisa saya tutup.” tegas AR kepada Media ini.

Menurut AR, semestinya masyarakat bisa memahami bahwa uang itu adalah hak pemilik tanah sebagai hasil perjanjian, karena itu adalah tanah yang dilalui perusahaan adalah tanah miliknya.

“ Sebenarnya masyarakat harus mengerti persoalan ini, saya dapat uang dari perusahaan karena itu jalan dilalui perusahaan sebagian adalah tanah saya, dan ini sudah menjadi kesepakatan kami, “ jelasnya.**

Pewarta indigo99.com : Edi Kurniawan 

 

Berita Terkait

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan
Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.
Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 
Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 
Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 
Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang
BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini
Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa
Berita ini 447 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 23:17 WIB

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:26 WIB

Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:56 WIB

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:39 WIB

Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:47 WIB

Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:28 WIB

BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:21 WIB

Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:50 WIB

Pemprov Sulbar Lakukan Penanaman Perdana Pisang Cavendish di Mateng

Berita Terbaru

error: Content is protected !!