Kurang Lebih 20 Paket Proyek DAK SMA di Sulbar Kena Denda

- Jurnalis

Senin, 14 Februari 2022 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi DAK 2021.

Foto Ilustrasi DAK 2021.

indigo99.com | Proyek pembangunan gedung SMA pada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) yang didanai DAK tahun anggaran APBN tahun 2021. Dikabarkan, masih ada sebagian proyek pembangunan yang menyeberang tahun 2022 alias belum rampung.

Ditemui Kabid SMA pada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), Muhammad Faezal kepada indigo99.com diakui bahwa masih ada proyek pembangunan sekolah yang menyeberang tahun dengan jumlah sekitar kurang lebih 20 paket dari 126 paket proyek.

“ Detailnya, saya tidak hafal berapa jumlahnya yang jelas kurang lebih 20 an paket proyek yang menyeberang tahun 2022 dari 126 paket sekolah, “ kata Kabid SMA saat ditemui di ruangannya. Senin 14 Februari 2022.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait keterlambatan proyek pembangunan SMA yang menyeberang tahun itu, kata dia, selain memberlakukan denda kepada pihak rekanan juga diberlakukan pembobotan pekerjaan, dimana dibayarkan sesuai dengan progresnya.

Baca Juga :  Polresta Mamuju Pantau Pelaksanaan PSU

“ Proyek yang menyeberang tahun, ada yang dibobot karena tidak mencapai 100 persen, dan kami bayarkan sesuai dengan bobotnya serta kena denda sesuai dengan aturan yang berlaku, “ terang Faezal.

Proyek pembangunan sekolah yang kena denda itu kata dia, mengaku sampai saat ini masih berlangsung pekerjaannya sesuai dengan kesepakatan dan berharap sekolah itu bisa secepatnya dimanfaatkan oleh pelajar.

“ Mau tak mau harus terus lanjut, meskipun lambat karena itu harus ada asas manfaatnya,” terangnya

Masih Faezal mengatakan, meskipun sebagai proyek pembangunan sekolah ini rampung dan bisa digunakan, namun masih ada juga beberapa proyek sekolah yang deadlock antar pihak rekanan dengan pekerja, dimana setelah kegiatan proyek rampung ada pekerja tukang yang mengadu ke dinas pendidikan bahwa gajinya belum dibayarkan. 

Baca Juga :  Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

“ Proyek SMA ada beberapa laporan yang deadlock antara rekanan dan buruh tukang, dimana proyek rampung tapi gaji pekerja tukang belum dibayarkan kan ini tidak bisa terjadi. Tetapi kami kembali komunikasikan kedua belah pihak untuk mencari jalan solusinya, “ ungkapnya.

Soal batas denda yang diberikan kepada rekanan yang mengenai keterlambatan mengerjakan proyek pembangunan SMA kata Faezal, tidak tahu menau yang pastinya kata dia, bulan Maret 2022, semua bangunan sekolah sudah bisa dimanfaatkan oleh pelajar.

“ Kalau soal itu ada dimasing – masing di tim PHO nya, kemarin kan PHO kalau belum 100 persen kan belum dikasih atau dibayarkan. Tapi kita berharap proyek ini bisa rampung pada bulan Maret 2022 ini, “ pungkas Faezal.**

Pewarta indigo99.com : Adji                         

 

  

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 700 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!