Korps HMI – Wati Cabang Mamuju, Kecam Kasus Dugaan Asusila Ketua Yayasan Sekolah Islam

- Jurnalis

Sabtu, 5 Februari 2022 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kohati, Karmila ( Foto. Ahyar )

Ketua Kohati, Karmila ( Foto. Ahyar )

indigo99.com | Korps HMI – Wati Cabang Mamuju, mengecam keras tindakan asusila yang diduga dilakukan oleh salah satu ketua yayasan sekolah Islam di Mamuju.

Ketua Kohati, Karmilah menegaskan, bahwa dugaan perbuatan yang dilakukan oleh ketua yayasan yang diduga melecehkan santrinya adalah perbuatan yang sangat keji dan memalukan ini juga menjadi pendangkalan akidah. Dan melahirkan stigma negatif terhadap Islam.

“ Olehnya itu kami dari korps HMI Wati Cabang Mamuju, mengecam keras dan berharap kepada pihak Kepolisian benar – benar serius untuk mengusut dan memberikan sanksi terhadap pelaku, kami juga meminta kepada aparat untuk memeriksa seluruh tenaga pengajar didalam karena kami menduga mereka terlibat membantu ketua yayasan untuk melecehkan santri nya.” tegas Karmila.

Karmila juga menjelaskan, bahwa sehari yang lalu pihak keluarga salah satu korban juga sudah mendatangi sekretariat HMI cabang Mamuju, untuk melaporkan hal yang dialami keluarga para korban. Dan saat itu, langsung menyarankan untuk mengevakuasi korban dari yayasan yang saat ini ditempati, setelah itu buat laporan resmi dan akan meminta perlindungan kepada LBH.

“ Kami akan terus mendampingi atas langkah yang dilakukan oleh pihak keluarga, “ tegas Karmila

Baca Juga :  Pj Bahtiar, Kunjungi Proyek Strategi Nasional DAM Budong - Budong

Karmila yang biasa disapa Mila ini, berharap jangan ada lagi hal seperti ini terjadi di sekolah sekolah yang berlabel Islam. Dan departemen agama harus lebih jelih melihat setiap yayasan yang berkedok agama.

Seperti dirilis media ini, terduga pelaku inisial AR masih dalam tahanan Polresta Mamuju menjalni pemeriksaan. Terduga pelaku AR menjadi telapor atas dugaan pelecehan terhadap anak siswanya yang sedang menimbah ilmu di salah satu Madrasah di Mamuju. Hingga malam ini, penyidik Kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap 9 saksi.**

Pewarta indigo99.com : Adji

 

Berita Terkait

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan
Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.
Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 
Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 
Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 
Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 
Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang
BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini
Berita ini 1,677 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 23:17 WIB

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:26 WIB

Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:56 WIB

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:44 WIB

Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:39 WIB

Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:19 WIB

Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:28 WIB

BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:21 WIB

Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!