Korban Penganiayaan Anak Dibawah Umur di Karossa Kondisinya Memprihatinkan

- Jurnalis

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Nirwansyah alias Anca, kondisinya semakin memprihatinkan dan masih terbaring di RS Regional Mamuju.

Korban Nirwansyah alias Anca, kondisinya semakin memprihatinkan dan masih terbaring di RS Regional Mamuju.

MAMUJU, indigo99.com | Korban penganiayaan anak dibawah umur yang korban bernama Nirwansyah alias Anca 14 tahun di Dusun Mora Desa Karossa Kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju Tengah ( Mateng ), yang masih terbaring sakit di RS Regional Mamuju.

Korban Nirwansyah alias Anca, kondisinya semakin memprihatinkan pasca mendapat pukulan gratis dari tersangka atas Randi.

Menurut pengakuan ibu korban nama Icci, mengaku anaknya kini tidak bisa jalan dan terancam lumpuh usai mendapat penganiayaan dari pelaku.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini anakku lumpuh mi’ sekarang tidak mampu berdiri, gemetar terus betisnya sampai turun di kakinya,” kata Icci kepada sejumlah Media. Selasa (7/2/2024).

Icci mengaku, selain tidak bisa berjalan korban juga lambat respon atau tidak nyambung saat diajak ngobrol.

Bahkan, saat perawat meminta korban untuk berdiri dia sudah tidak mampu dan terus gemetaran, kondisi tersebut terpaksa korban Nirwansyah harus diangkat saat ingin ke toilet.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Resmikan RS TNI Punggawa Malolo Mamuju

“Kemarin diangkat oleh perawat dua orang ke toilet, karena tidak bisa jalan,” ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnnya, pelaku penganiayaan anak dibawah umur yang terjadi di Dusun Mora Desa Karossa Kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju Tengah, pada tanggal 24/1/24, yang pelakunya bernama Randi. Resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh penyidik Polres Mateng.

Penetapan tersangka pria beristri yang diduga melakukan penganiayaan anak dibawah umur 14 tahun, setelah penyidik Reskrim Polres Mateng, melakukan gelar perkara, pada Selasa sore tadi 6/2/24

Kapolres Mateng melalui Kasat Reskrim Polres Mateng, Iptu Fredy kepada indigo99.com mengatakan, penanganan kasus penganiayaan anak dibawah umur ini menuai keterlambatan karena hasil visum dijemput di Mamuju serta pengambilan keterangan dokter.

Lanjut kata dia, hasil visum yang sudah di tangan penyidik, sehingga langsung dilakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum pelaku. Dan hasil gelar perkara tadi sore, pelaku dinaikkan statusnya dari saksi menjadi tersangka.

Baca Juga :  Komisioner KPU Imat Totori : Masa Tenang Besok Tidak Ada Lagi APK

“Sudah tersangka pak, sesuai aturan diperiksa dulu selaku tersangka. Untuk barang bukti belum ada, karena penganiayaan menggunakan tangan kosong.” kata Kasat Reskrim Polres Mateng.

Lanjut kata dia, motif terjadinya penganiayaan yang dilakukan tersangka karena ada dugaan pelecehan yang diduga dilakukan korban terhadap istri tersangka. Terkait kasus ini, istri tersangka juga melayangan laporan Polisi.

“ Motifnya ada dugaan pelecehan yang diduga dilakukan korban, sehingga suaminya marah. Kasus ini, istri tersangka juga buat laporan polisi atau melapor balik. Jadi sama – sama buat laporan Polisi, “ jelasnya.

Saat ditanya, apakah tersangka langsung ditahan atau tidak?. Fredy mengaku, bahwa tersangka sampai saat ini belum ditahan karena masih terperiksa sebagai tersangka. Namun, kemungkinan tersangka akan ditahan setelah dilakukan pemeriksaan.

“ya setelah pemeriksaan rampung, bisa saja nanti kita tahan tersangkanya.” sebut Fredy

Editor : Aji

Berita Terkait

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster
Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius
Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas
2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur
Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus
Peningkatan Nilai SPBE Tahun 2024
Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat
Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS
Berita ini 262 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:22 WIB

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:31 WIB

Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:41 WIB

Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:27 WIB

2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:40 WIB

Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:05 WIB

Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:15 WIB

Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:30 WIB

Berhasil Ungkap Kasus OTT Hingga Narkoba, 2 Satker Diganjar Penghargaan

Berita Terbaru

Kabid Perikanan budidaya, mengunjungi lokasi pembenihan dan pembesaran lobster air tawar di Kelurahan Rimuku.(Foto/Ucok)

Advertorial

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:22 WIB

error: Content is protected !!