Gunakan Terpal Bekas, Kondisi SDN Kondosapata Mateng Memprihatinkan

- Jurnalis

Kamis, 18 November 2021 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketfot ( ilustrasi ) : Siswa SDN Kondospata yang jauh dari kata layak belum tesentuh bantuan pemeerintah.

Ketfot ( ilustrasi ) : Siswa SDN Kondospata yang jauh dari kata layak belum tesentuh bantuan pemeerintah.

indigo99.com | Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri ( SDN ) Kondosapata yang berada di Desa Tobadak Satu Kecamatan Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah jauh dari kata layak pakai. Pasalnya, bangunan yang tiga petak itu hanya berdinding terpal bekas dan kayu papan yang sudah lapuk.

Sekolah tersebut adalah kelas jauh yang berada di Dusun Sikamase, areal perusahaan kelapa sawit yang sudah memiliki 52 murid. Sebanyak Tiga kelas yang masih dipakai tidak layak lagi untuk digunakan sebagai sarana tempat kegiatan belajar mengajar dengan kondisi memprihatinkan.

Baca Juga :  Soal Upal. HMI Cabang Mamuju Gelar Aksi

Tampak dinding dari bangunan itu, sudah lapuk dan juga sepotong dari dinding sekolah, ada terpal bekas yang dipakai dijadikan dinding sekolah agar terhindar dari panas dan hujan.

Bangunan SDN Kelas Jauh, Kondosapata, mempunyai 6 kelas. Tenaga pengajar terdiri dari PNS Diknas 1 orang, Guru kontrak dari Diknas 3 orang, dan Guru dari Kemenag 1 orang.

Informasi yang dihimpun Awak Media bangunan SDN Kelas Jauh Kondosapata, dibangun tahun 2012 silam. Namun sampai saat ini tidak ada bantuan dari pemerintah.

Baca Juga :  Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Salah seorang tenaga pengajar inisial D mengatakan berharap agar ada dibangunkan kelas baru yang memadai untuk proses belajar mengajar.

” Kami sangat mengharapkan agar pemerintah bisa memperhatikan kondisi bangunan ini, dalam hal ini Dinas Pendidikan Mateng” katanya lewat sambungan telepon selulernya. Kamis ( 18/11 )

Ia mengaku, jelang 4 Tahun mengajar di sekolah tersebut namun belum ada tanda-tanda untuk perbaikan bangunan.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan dari pihak Kepala Sekolah terkait.**

Pewarta indigo99.com : Jupran

Berita Terkait

Jadi Tersangka Kasus Bom Ikan, Seorang Pemuda Kabuloang Terancam 20 Tahun Penjara
Satgas PPA Sulbar Yurlin Minta Semua APH Menekan Kasus Anak Dibawah Umur
Serap Anggaran 11 Miliar, PCW Minta Kejati Sulbar Harus Berani Lidik Proyek Perpustakaan  
Bocah 2 Tahun di Budong-Budong Ditemukan Tewas
Kejati Sulbar Selidiki Proyek Perpustakaan Mateng, PPK dan Pengawas Penuhi Panggilan
Diduga Depresi Seorang Anggota Polisi Ditemukan Meninggal Dunia
Diduga Sentuh Bagian Sensitif Anak Dibawah Umur, Pria 43 Tahun Dipolisikan
Edar Sabu – Sabu di Wilayah Mateng, 3 Pria Terancam 20 Tahun Penjara
Berita ini 244 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:01 WIB

Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:32 WIB

Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:31 WIB

Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:43 WIB

Program Tanam Sukun Pj Bahtiar Tuai Sorotan, 4 Program Kementan RI Terabaikan?

Berita Terbaru

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!