Ketua HMI Cabang Mamuju : Hasil Seleksi Calon Kades di Mamuju Cederai Tatanan Demokrasi

- Jurnalis

Kamis, 9 Desember 2021 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketfot : Ahyar, Ketua HMI Cabang Mamuju.

Ketfot : Ahyar, Ketua HMI Cabang Mamuju.

indigo99.com | Pasca penetapan nama – nama calon Kepala Desa ( Kades ) di Kabupaten Mamuju, oleh panitia seleksi ( Pansel ) langsung menuai protes sejumlah warga hingga berujung demo di depan kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ) Kabupaten Mamuju. Kamis ( 9/12 )

Terkait hal ini, Ketua HMI Cabang Mamuju, Ahyar angkat bicara soal proses seleksi calon Kades di Kabupaten Mamuju, yang dinilai sangat mencederai tatanan demokrasi.

Menurutnya, langkah – langkah yang dilakukan oleh tim panitia seleksi ( Pansel ) calon Kades, baik tingkat kabupaten maupun tingkat kecamatan sampai ke tingkat desa. Sebut Ahyar, diduga dilakukan secara tidak profesional sehingga melahirkan sejumlah persoalan baru. Dan persoalan ini sebut dia, bisa menciptakan konflik di tataran masyarakat bawah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Ini adalah satu hal yang perlu untuk ditindaklanjuti baik dari pihak keamanan maupun pemerintah daerah sendiri terkait persoalan penetapan calon kepala desa yang dikeluarkan oleh Dinas PMD Kabupaten Mamuju ini, “ jelas Ahyar

Masih dia, hasil proses seleksi calon Kades oleh pansel ini dinilai mencederai demokrasi. Padahal, persoalan syarat dan ketentuan dalam pemilihan kepala desa itu jelas diatur dalam Permendagri nomor 112 tahun 2014 pada pasal 21 dan dikuatkan pada pasal 25.

“ Saya melihat teman – teman panitia tingkat kabupaten ini tidak memahami atau mungkin sengaja tidak menjadikan sebagai rujukan terkait regulasi yang sudah ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ).” sebutnya

Baca Juga :  Bupati Mamuju Sutinah Ultimatum Semua Kepala Sekolah SD - SMP Kabupaten Mamuju

Terkait hal ini sebut dia, berharap aparat harus segera menindaklanjuti karena ini bisa melahirkan konflik baru di tingkat masyarakat bawah. Apalagi sudah terbukti sudah ada riak – riak diluar sana dan bahkan sudah terjadi aksi – aksi protes yang dilakukan di masing – masing desa, bahkan ada desa sudah sampai ke tingkat PMD untuk melakukan demonstrasi.

“ Dari laporan yang kami terima ada salah satu calon yang tidak mengikuti tes wawancara namun diloloskan, sedangkan yang ikut tes wawancara tidak diloloskan. Dan banyak lagi yang saat ini masuk dalam laporan kami.” ungkapnya

Ahyar meminta, terhadap persoalan ini DPRD Kabupaten Mamuju, bisa segera mengambil sikap melaksanakan proses pengawasan dalam seleksi calon kepala desa ini. Kalau memang tidak sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada, bisa dievaluasi kembali.

“ saya berharap kepada teman-teman DPR untuk bisa melaksanakan tugasnya mengawasi tahapan pemilihan kepala desa ini, jangan sampai ini larut dan kemudian melahirkan gejolak – gejolak baru di daerah kita. Kalau bisa, dibatalkan saja dulu Pilkades nya daripada kita melahirkan konflik di tengah – tengah masyarakat dan mencoba untuk mencederai demokrasi kita, apalagi saat ini kita sedang fokus melawan penyakit dalam demokrasi kita yaitu kolusi dan nepotisme,” terangnya.

Baca Juga :  2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Sementara Kepala Dinas PMD Kabupaten Mamuju, Abdul Rahim Mustafa merespon dengan adanya masukan yang diberikan oleh massa aksi terkait dengan proses seleksi calon Kades. Tentu masuka ini kata dia, dapat menjadi masukan dalam memajukan daerah.

Dia menilai tuntutan massa aksi yang baru saja disampaikan, mengaku dalam pelaksanaan tes bukan merupakan kewenangan Dinas PMD tetapi dalam satu kesatuan tim Pansel. Dan kata dia, hari ini juga PMD akan menyurat ke tim Pansel dan tim Pansel menyampaikan terkait hasil ujian seleksi Tambahan. Selain itu kata dia, terkait ini akan duduk bersama atau mendiskusikan permasalahan.

“ Besok kami akan mendiskusikan masalah tersebut dengan menghadirkan tim pansel dan perwakilan dari massa aksi. Terkait penunda bukan kewenangan saya dan nanti akan saya diskusikan dengan pimpinan dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati.” ujar Abdul Rahim Mustafa.

Namun belum bisa menjelaskan soal adanya laporan terkait calon Kades yang tidak ikut tes wawancara bisa diluluskan. Sementara yang ikut tes wawancara malah dinyatakan gugur.

” kalau soal ini saya tidak bisa komentari, kalau soal itu rananya Pansel. Dan semua ini akan saya laporkan sama pimpinan kami yakni bupati Mamuju, “jelas Rahim kepada indigo99.com

Pewarta indigo99.com : Adji

 

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan
Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar
Berita ini 606 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!