Ketua BPD Bunde Polisikan Mantan Kades

- Jurnalis

Kamis, 7 Juli 2022 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

MAMUJU, indigo99.com | Mantan Kepala Desa Bunde inisial BD dilaporkan Kepolsek Sampaga oleh Ahmad Aqil Nur sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) Bunde Kecamatan Sampaga Kabupaten Mamuju. Kamis 7 Juli 2022.

Laporan tersebut diduga melakukan penyalahgunaan dana desa ( DD ) dan dana alokasi desa ( ADD ) saat menjabat sebagai Kades.

Menurut Aqil, berdasarkan temuan anggota BPD bahwa ada anggaran Desa Bunde tahun 2021 diduga ada penyelewengan yang diperkirakan 390 Juta lebih.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Temuan ini hasil dari rapat dengar pendapat ( RDP ) monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan Desa tahun anggaran 2021. Kami temukan 390 juta lebih,“ sebut Aqil.

Baca Juga :  Pemilu 2024, Pj Gubernur Sulbar Bakal Nyoblos di TPS 17 Simboro

Masih dia, hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh BPD Bunde, ada indikasi kegiatan – kegiatan fiktif dan setelah ditelusuri rupanya kegiatan tersebut nihil alias fiktif.

“ Kami dapatkan di lapangan adanya indikasi kegiatan pengadaan fiktif seperti pengadaan motor dinas Tiga unit, galiang salurang SMA di Dusun Sempuloloe, timbunan jalan rusak ke empang, pembuatan jalan tani Dusun Sempuloloe dan penggalian saluran pembuangan perkampungan.” Beber Aqil

Baca Juga :  Bawaslu Sulbar Temukan 655 TPS Rawan Kecurangan

Sementara Kapolsek Sampaga Ipda Makmur mengatakan, laporan yang diadukan oleh Ketua BPD Bunde itu soal dugaan penyelewengan anggaran desa. Dan kini penangan kasusnya sudah dilimpah ke Polresta Mamuju. Sejumlah bukti laporan pertanggungjawaban ( LPJ ) milik Pemdesa Bunde, juga turut diserahkan ke Polresta Mamuju.

“ Setelah dilakukan klarifikasi laporan ini termasuk pemanggilan terlapor. Kasus ini kami langsung limpahkan penanganannya di Polresta Mamuju dan sudah diterima.” pungkas Makmur.|Zul

 

Berita Terkait

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster
Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius
Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas
2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur
Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus
Peningkatan Nilai SPBE Tahun 2024
Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat
Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS
Berita ini 1,336 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:22 WIB

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:31 WIB

Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:41 WIB

Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:27 WIB

2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:40 WIB

Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:05 WIB

Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:15 WIB

Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:30 WIB

Berhasil Ungkap Kasus OTT Hingga Narkoba, 2 Satker Diganjar Penghargaan

Berita Terbaru

Kabid Perikanan budidaya, mengunjungi lokasi pembenihan dan pembesaran lobster air tawar di Kelurahan Rimuku.(Foto/Ucok)

Advertorial

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:22 WIB

error: Content is protected !!