Kenali Modus dan Praktiknya! Awas Tertipu Mafia Tanah

- Jurnalis

Minggu, 30 Januari 2022 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi mafia tanah

Foto Ilustrasi mafia tanah

indigo99.com | Mafia tanah lagi-lagi beraksi di Tanah Air. Baru-baru ini, keluarga artis Nirina Zubir jadi korban mafia tanah, karena enam bidang tanah senilai Rp17 miliar milik ibundanya diganti kepemilikannya atas nama asisten rumah tangganya (ART) sendiri.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) mencatat setidaknya ada 13 modus praktik mafia tanah. Hal ini perlu dipahami agar masyarakat terhindar dari para mafia tanah.

1. Modus-modus kejahatan mafia tanah

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun 13 modus kejahatan dan praktik-praktik mafia tanah, antara lain:

1. Pemalsuan alat hak berupa Girik/Petuk/Kekitir/VI
2. Mencari legalitas di Pengadilan
3. Pemalsuan AJB dan Surat Kuasa Menjual
4. Membuat Sertifikat palsu dan sertifikat pengganti
5. Menghilangkan warkah
6. Menduduki tanah secara ilegal melalui preman
7. Pemufakatan jahat dengan makelar
8. Kolusi dengan oknum aparat untuk mendapatkan legalitas
9. Jual beli tanah sengketa di hadapan Notaris dan tidak kuasai fisik, SKGR Lurat dan Camat
10.Rekayasa penilaian/appraisal nilai tanah
11.Kuasa mutlak untuk menjual, PPJB lunas padahal kenyataannya belum lunas dan merugikan pemilik
12.Kejahatan penggelapan dan penipuan baik korporasi atau perorangan
13.Pemalsuan kuasa pengurusan hak tanah.

Baca Juga :  Terdakwa Korupsi Unsulbar 1 Bebas 3 Vonis Bersalah

2. Langsung lapor ke polisi jika temui persoalan tanah
Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan (PSKP), Kementerian ATR/BPN, R.B. Agus Widjayanto mengimbau masyarakat untuk langsung melapor kepada Kementerian ATR/BPN, Kepolisian RI, maupun Kejaksaan RI jika ada persoalan pertanahan.

“Mafia tanah pada umumnya adalah sengketa yang mempunyai indikasi pidana. Kita sudah membentuk Satgas Anti-Mafia Tanah bersama Kepolisian RI serta Kejaksaan RI dan kita bekerja sama untuk menuntaskan hal ini,” ujar Agus dalam keterangan resmi, Jumat (19/11/2021).

3. Oknum di Kementerian ATR/BPN bakal langsung dihukum
Di sisi lain, Agus juga mengakui bahwa ada keterlibatan oknum-oknum di jajaran internal Kementerian ATR/BPN dalam praktik mafia tanah. Namun, dia memastikan pihaknya akan memberi tindakan tegas pada oknum tersebut.

“Jadi tindakan tegas kepada jajaran kita lakukan. Terkait SDM di kita, Pak Menteri melakukan pembinaan reward dan punishment yang sangat ketat. Sebagaimana disampaikan, sudah ada lebih dari 100 dari pegawai kita yang diberikan punishment,” kata Agus.

Baca Juga :  Mantan Kabid PPD Ditunjuk Sebagai Plt Kadis Dikpora Kabupaten Majene  

4. Sederet upaya untuk tumpas mafia tanah
Saat ini, Kementerian ATR/BPN, sedang memperbaiki peraturan pemerintah mengenai pendaftaran tanah yang mana masih mengakomodir hak-hak lama yang masih berlaku. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya menumpas mafia tanah.

“Kita sedang memperbaiki peraturan-peraturan pemerintah tentang pendaftaran tanah. Terutama yang masih mengakomodir hak-hak lama, seperti eigendom dan girik. Bahkan di kantor pajak sendiri sudah tidak lagi menerbitkan riwayat hak atas girik,” ucap dia.

Selain itu, digitalisasi data pertanahan juga terus dilakukan untuk meminimalisir kejahatan pertanahan.

“Terhadap infrastruktur pertanahan, BPN terus memperbaiki terutama kualitas produk yang berasal dari produk BPN, misalnya warkah yang sedang kita digitalisasi. Kemudian peta-peta pendaftaran tanah karena dengan peta pendaftaran tanah itu, bisa kita kontrol bidang-bidang tanah yang sudah ada atau belum sertipikatnya,” tutur Agus.

Dikutip dari laman IDN Times

Berita Terkait

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat
Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 20:09 WIB

Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Minggu, 7 April 2024 - 06:53 WIB

Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar

Minggu, 7 April 2024 - 04:48 WIB

Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!