Keberadaan TPA Sampah Ditolak Keras Pemuda Balanipa 

- Jurnalis

Jumat, 7 Januari 2022 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat pemuda Balanipa, ramai - ramai menolak pembuangan sampah masuk di desanya.

Terlihat pemuda Balanipa, ramai - ramai menolak pembuangan sampah masuk di desanya.

indigo99.com | Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar ( Polman ), yang baru – baru menempatkan lokasi tempat pemrosesan akhir ( TPA )sampah di salah satu desa di Kecamatan Balanipa Kabupaten Polman. Dikabarkan ditolak keras oleh sejumlah pemuda Balanipa. 

Hal itu, salah satu alasan penolakan diantaranya dengan mempertimbangankan kondisi masyarakat di Dua Kecamatan menolak TPA yakni Kecamatan Binuang dan Kecamatan Luyo. Bisa mengakibatkan pencemaran lingkungan dekat dengan jalan trans. Lokasi TPA berada di wilayah lahan tani subur. Lokasi TPA dekat aliran sungai bersih, pelayanan Kesehatan (Puskesmas Pambusuang), Dekat area sekolah ( SMPN 2 Balanipa ), Wilayah TPA potensi longsor dan sosialisasi dan transparansi tentang TPA ini tidak ada.

“ Sejumlah alasan sehingga kami tolak dan ini yang menjadi pertanyaan kami, dan perlu diketahui juga wilayah TPA potensi longsor, bahkan keberadaan titi TPA di Kecamatan Balanipa tidak ada sosialisasi dan transparansi soal TPA, “ tanya Asfin salah seorang Pemuda Balanipa asal Desa Lego Kecamatan Balanipa

Baca Juga :  Senin Depan, 12 Personil Polda Sulbar Terima Sanksi Pemecatan

Dia mengaku, setelah mendapatkan dukungan moril dari masyarakat setempat maka masyarakat setempat akan mengadakan unjuk rasa terkait penolakan tempat pembuangan sampah di wilayah Kecamatan Balanipa yang dinilai mengganggu kesehatan. Dan dalam waktu dekat ini akan melakukan Audiensi dengan pemerintah kecamatan dan daerah.

Dikonfirmasi kepada Camat Balanipa,Muhammad Syukri kepada indigo99.com mengatakan, bahwa keberadaan TPA di Kecamatan Balanipa, beroperasi baru Tiga bulan lebih. Dia mengaku, keberadaan TPA di Balanipa diakui ada penolakan dari warga dengan sejumlah alasan. terkait itu kata dia, penolakan ini akan disampaikan kepada Bupati Polewali Mandar.

“ Baru Tiga bulanan TPA itu beroperasi dan itu baru tahap percobaan,” kata camat Balanipa.

Menurut Syukri, bahwa keberadaan TPA sampah itu juga menjadi kebutuhan di beberapa desa d Kecamatan Balanipa karena memang tidak memiliki tempat pembuangan sampah. Bahan kata dia, Pemda Polman berencana akan menempatkan mesin daur ulang sampah di lokasi tersebut, sehingga bisa menjadi pemberdayaan masyarakat lokal.      

Baca Juga :  LBH Mandar Yustisi Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal

“Perlu diklarifikasi bukan TPA ya, tapi tempat daur ulang sampah dan rencananya akan didatangkan mesin daur ulang sampah sehingga ada pemberdayaan masyarakat disana, “ sebut Syukri.

Terkait adanya penolakan ini, kata dia, pihak pemerintah kecamatan telah melakukan dialog dengan sejumlah Mahasiswa asal Kecamatan Balanipa dan akan meneruskan hasil dialog tersebut ke bupati Polman.

“ tadi malam kami sudah dialog dengan adik – adik mahasiswa, dan hasil dialog itu akan kami sampaikan ke bupati Polman. Intinya kita cari jalan terbaik lah biar tidak ada yang dirugikan, “ jelas Camat Balanipa.**

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu
Laporan Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene, Jaksa Lakukan Pulbaket
Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene 500 Juta, Dilaporkan Kejaksaan
Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:46 WIB

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:27 WIB

Laporan Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene, Jaksa Lakukan Pulbaket

Selasa, 28 Mei 2024 - 10:56 WIB

Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene 500 Juta, Dilaporkan Kejaksaan

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:10 WIB

Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 

Berita Terbaru

Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin bersama Bupati Pasangkayu, melakukan penanaman perdana bibit sukun di salah satu lokasi di Pasangkayu.(H/Foto)

Advertorial

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:46 WIB

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!