Kasasi Diterima, Mantan Kades Tamalantik Dijebloskan ke Lapas Mamasa

- Jurnalis

Kamis, 14 April 2022 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terpidana korupsi DD tahun 2018 di Desa Tamalantik Mamasa.

Terpidana korupsi DD tahun 2018 di Desa Tamalantik Mamasa.

MAMASA, indigo99.com | Belum lama hirup udara bebas terhadap vonis Pengadilan Tipikor Mamuju. Nama Cakrabuana mantan Kepala Desa ( Kades ) Tamalantik Kecamatan Tanduk Kalua Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar). Akhirnya kembali dieksekusi Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Mamasa. 

Terpidana Korupsi dana desa ( DD ) tahun 2018, kembali dijebloskan ke dalam lembaga pemasyarakatan kelas III B Mamasa, setelah permohonan kasasi JPU diterima oleh MA dengan putusan MA nomor 980/k/pid.sus/2022 tanggal 22 Maret 2022. 

“ Karena bebas di pengadilan tingkat pertama, akhirnya JPU langsung kasasi di MA dan permohonanan kasasi diterima dengan nomor putusan MA. Dan hari Kamis 14 April 2022 pukul 14.00 Wita, setelah dikantongi putusan MA , saat itu juga kami langsung eksekusi terpidana Korupsi DD di Desa Tamalantik, untuk dijebloskan ke Lapas Kelas III B Mamasa.” kata Kajari Mamasa, Musa.

Sementara putusan pengadilan Tipikor pada pengadilan Negeri Mamuju dengan Nomor : 5/Pid.Sus-TPK/2021/PN.Mam, menyebutkan dalam amar putusannya : 

  1. Menyatakan terdakwa Cakrabuana tersebut diatas, tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tipikor sebagaimana dimaksud dalam dakwaan primair penuntut umum; 
  2. Membebaskan terdakwa Cakrabuana tersebut dan dakwaan Primair Penuntut Umum tersebut;
  3. Menyatakan terpidana Cakrabuana tersebut diatas, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana KORUPSI sebagaimana dakwaan Subsidair Penuntut Umum tersebut; 
  4. Menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada terdakwa Cakrabuana dengan pidana penjara selama 3 (tiga) tahun penjara dan denda sebesar Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 1(satu) bulan;
  5. Menjatuhkan pidana tambahan berupa uang pengganti kepada Terdakwa Cakrabuana sebesar Rp. 456.880.185,16 (Empat ratus lima puluh enam juta delapan ratus delapan puluh ribu seratus delapan puluh lima rupiah enam belas sen), dengan ketentuan apabila paling lama dalam waktu 1 (satu) bulan tidak dibayarkan setelah berkekuatan hukum tetap, maka dilakukan penyitaan terhadap harta benda milik Terdakwa oleh Penuntut Umum, dan apabila harta benda Terdakwa tidak mencukupi diganti dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun;
  6. Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani oleh Terdakwa Cakrabuana dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.
Baca Juga :  Presiden Jokowi Resmikan RS TNI Punggawa Malolo Mamuju

Bahwa Eksekusi dilaksanakan dengan menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.**

Pewarta indigo99.com : @ji 

 

Berita Terkait

Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan
Pagi Tadi, Seorang Pegawai KPU Mateng Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel 109
Bawaslu Majene Telusuri Dugaan Kasus Money Politik, Seorang Caleg DPR RI Dimintai Keterangan
Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 785 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!