Kantor Pemdes Buttu Ada Disegel Warga, Kapolsek Minta Masyarakat Musyawarah

- Jurnalis

Jumat, 4 Februari 2022 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Desa Bunttu Ada' Kecamatan Bonehau, terlihat disegel dengan menggunakan papan kayu.

Kantor Desa Bunttu Ada' Kecamatan Bonehau, terlihat disegel dengan menggunakan papan kayu.

indigo99.com | Pristiwa penyegalan kantor pemerintahan Desa Buttu Ada’ Kecamatan Bonehau Kabupaten Mamuju, Rabu kemarin 2 Februari 2022, oleh sekelompok warga setempat. Hingga kini, aktivitas pelayanan Pemdes masih belum berjalan.

Dikonfirmasi kepada Kapolsek Kalumpang – Bonehau, Ipda Yance Yan Sitopa membenarkan, adanya sekelompok warga yang melakukan penyegelan kantor Pemdes Buntu Ada. Kata dia, adanya penyegelan kantor Pemdes dengan cara pemasangan kayu di depan pintu masuk kantor desa, diduga ditengarai adanya sikap kecewa oleh pemilik tanah yang diduduki kantor Pemdes Buttu Ada, yang dikabarkan belum dibayarkan oleh Pemdes setempat.

Baca Juga :  Buntut Dugaan Pemotongan BLT, Kades Tanambuah Di Demo Warganya

” Menurut informasi yang kami terima, yang diduduki kantor itu adalah masih tanah pinjaman dari masyarakat, namun di tanah itu sudah berdiri bangunan permanenen kantor Pemdes Buttu Ada’, itu yang mereka tuntut. Tapi inikan kita belum tahu yang sebenarnya. Makanya, besok kita mau hadirkan dulu keduanya dalam musyawarah, semoga ada solusi yang terbaik di temukan, ” kata Yance kepada indigo99.com. Jumat 4 Februari 2022.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yance, terkait hal ini besok Sabtu 5 Februari 2022, akan melakukan musyawarah dengan menghadirkan tokoh adat tokoh masyarakat dan tokoh agama serta yang mengaku pemilik lokasi serta mantan Kades Buttu Ada’ yang bertugas saat itu. Hal ini kata dia, untuk mencari solusi dan tidak ada yang dirugikan.

Baca Juga :  Pasca Libur Lebaran Masih Ada Ditemukan¬† PNS Pemprov Sulbar Belum Ngantor

” Besok kami akan melakukan musyawarah bersama dengan menghadirkan tokoh adat serta pemilik lahan dan mantan Kades yang tentu mengetahui asal usul lokasi tanah tersebut. Saya kira dengan jalan musyawarah pasti akan mufakat,” terang Yance.**

Pewarta indigo99.com : Adji / Zulpikar

Berita Terkait

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan
Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras
Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas
Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan
Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru
Jokowi Resmikan Proyek APBN 1,31 Triliun di Sulbar
Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos
Berita ini 380 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 12:14 WIB

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan

Rabu, 24 April 2024 - 06:31 WIB

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 April 2024 - 06:04 WIB

Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas

Selasa, 23 April 2024 - 17:05 WIB

Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan

Selasa, 23 April 2024 - 16:34 WIB

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 April 2024 - 09:14 WIB

Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi

Senin, 22 April 2024 - 17:28 WIB

Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos

Senin, 22 April 2024 - 15:42 WIB

Warga Terdampak Gempa di Malunda Layangkan Sikap Protes ke Jokowi

Berita Terbaru

Pj Zudan dalam Kuker ya di Kab Polman dalam acara pasar murah Ramadhan.(F/humas)

Advertorial

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 Apr 2024 - 06:31 WIB

Kuasa hukum Andi Dodi Hermawan berikan keterangan kepada media.

Headline

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 Apr 2024 - 16:34 WIB

error: Content is protected !!