Kakak Beradik Meninggal, Kecelakaan Maut di Jalur Salugatta Mateng

- Jurnalis

Minggu, 30 Januari 2022 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat bus Cahaya Bone, keluar dari jalur jalan setelah terjadi kecelakaan yang menewaskan Dua orang pengendara roda motor. ( foto.warga )

Terlihat bus Cahaya Bone, keluar dari jalur jalan setelah terjadi kecelakaan yang menewaskan Dua orang pengendara roda motor. ( foto.warga )

indigo99.com | Peritiwa Tabrakan maut antara Bus Cahaya Bone dengan sepeda motor, Minggu ( 30/1 ) sekitar pukul 17.30 Wita, di jalur jalan trans Sulawesi tepatnya di kilometer 10 wilayah Desa Salugatta Kecamatan Budong Budong Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ).

Kecelakaan maut ini, menewaskan Dua pengendara kakak beradik yang diketahui bernama Yusrianto meninggal ditempat akibat luka para yang dialaminya. Sementara adiknya atas nama Yurdan, nyawanya tidak tertolong saat dilarikan ke rumah sakit terdekat.

” Adiknya barusan meninggal di rumah sakit karena luka parah, tetapi kakaknya meninggal ditempat, ” sebut Kasat Lantas Polres Mamuju Tengah, Iptu Mustamir kepada indigo99.com.

Mustamir mengaku, sampai saat ini belum bisa memberikan keterangan resmi kepada media bagaimana kronologis kejadian hingga terjadi tabrakan maut. Namun singkat mengatakan, mobil bus bergerak dari arah utara, tiba – tiba mengalami kecelakaan lalu lintas di kilometer 10 Desa Salugatta, dengan bertabrakan dengan roda Dua yang dikendarai Kedua korban dari arah Mamuju tujuan ke Polohu.

” Bus ini dari arah utara, sedangkan Kedua korban dari arah Mamuju tujuan ke Polohu.” singkat Kasat Lantas Polres Mateng.

Baca Juga :  Harga Beras Terus Meroket, Bulog Bersama Dinas Ketapang Sulbar Buka GPM

Peristiwa kecelakaan yang menyebabkan Dua korban kakak beradik itu, polisi masih melakukan olah TKP sementara barang bukti mobil bersama sopir di Mapolres Mateng.

” kami belum bisa memberikan keterangan resmi, karena kami berusaha menenangkan dulu keluarga korban yang masih syok atas kematian Kedua anaknya. Namun kami sudah amankan barang buktinya bersama sopirnya saat ini sudah Mapolres Mateng, ” singkatnya.

Peristiwa kecelakaan tambrakan di jalur Desa Salugattta, sempat menjadi tontonan warga dan pengguna jalan, bahkan jalur tersebut baik dari arah selatan maupun utara sempat macet **

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan
Pagi Tadi, Seorang Pegawai KPU Mateng Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel 109
Bawaslu Majene Telusuri Dugaan Kasus Money Politik, Seorang Caleg DPR RI Dimintai Keterangan
Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 4,489 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!