Kajati Sulbar Kembali Hentikan Penuntutan Perkara 351 Melalui Restoratif Justice

- Jurnalis

Rabu, 6 April 2022 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

). Kepala Kejaksaan Tinggi ( Kajati ) Sulbar Didik Istiyanta, melakukan Restoratif Justice. ( Foto.Anto )

). Kepala Kejaksaan Tinggi ( Kajati ) Sulbar Didik Istiyanta, melakukan Restoratif Justice. ( Foto.Anto )

MAMUJU, indigo99.com | Berdasarkan keadilan Restoratif Justice ( RJ ). Kepala Kejaksaan Tinggi ( Kajati ) Sulbar Didik Istiyanta, kembali melakukan pemberhentian penuntutan perkara 351 tentang penganiayaan.

Diketahui perkara yang dihentikan penuntutannya adalah tersangka Muhammad Fadli Parenrengi Alias Fadli Bin Endeng dan tersangka M. Ma’ruf Alias Ilu Bin Atjo Alimin dari Kejaksaan Negeri Polewali Mandar yang disangkakan melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan.

Kajati Sulbar Didik Istiayanta kepada indigo99.com mengatakan, pemberhentian penuntutan terhadap Kedua tersangka itu, setelah dilakukan pemaparan perkara yang diusulkan untuk penghentian penuntutan berdasarkan Keadilan RJ terhadap Dua tersangka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya kata dia, JAMPidum memerintahkan kepada Kepala Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Polewali Mandar ( Polman ) untuk menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) Berdasarkan Keadilan Restoratif, sesuai Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 dan Surat Edaran JAMPidum Nomor: 01/E/EJP/02/2022 tanggal 10 Februari 2022 tentang Pelaksanaan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif, sebagai perwujudan kepastian hukum.

Baca Juga :  Kabid Propam Polda Sulbar : Sanksi Tegas Anggota Live di Tiktok   

Lanjut kata Didik, mengatakan adapun alasan pemberian penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif ini diberikan antara lain bahwa Kerugian pengobatan korban sebesar Rp 1.000.000,- telah diganti oleh para tersangka. Dan para tersangka baru pertama kali melakukan perbuatan pidana atau belum pernah dihukum. Dan ancaman pidana denda atau penjara tidak lebih dari 5 (lima) tahun.

Selain itu, perkara ini telah dilaksanakan proses perdamaian dimana Tersangka telah meminta maaf dan korban sudah memberikan permohonan maaf.

Dan proses perdamaian dilakukan secara sukarela dengan musyawarah untuk mufakat, tanpa tekanan, paksaan dan intimidasi. Serta pertimbangan sosiologi yang mendapat respon positif dari masyarakat.

“ Tersangka dan korban setuju untuk tidak melanjutkan permasalahan ke persidangan karena tidak akan membawa manfaat yang lebih besar. Para tersangka dan korban berstatus Mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikannya, “ sebut Kajati Sulbar.

Baca Juga :  BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Kegiatan paparan perkara yang diusulkan untuk Penghentian Penuntutan berdasarkan Keadilan Restorative Justice, juga dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, Agustin. Asisten Tindak Pidana Umum Baharuddin. Koordinator Pidum Hermanto. Kepala Seksi Oharda andi Sumardi. Kepala Seksi Penerangan Hukum Amiruddin, Kasubbag Protokol Nasrah Totoran. Kepala Kejaksaan Negeri Polewali Mandar Ichwan dan Kasi Pidum dan Penuntut Umum.

Dan ekspose perkara dilakukan secara virtual yang dihadiri dan dipimpin langsung oleh JAMPidum Fadil Zumhana. Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda Agnes Triani. Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum dan Karopeg Hermon De Kristo.**

Pewarta indigo99.com : Adji

 

Berita Terkait

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan
Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.
Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 
Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 
Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 
Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang
BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini
Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa
Berita ini 219 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 23:17 WIB

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:26 WIB

Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:56 WIB

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:39 WIB

Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 13:47 WIB

Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:28 WIB

BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:21 WIB

Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:50 WIB

Pemprov Sulbar Lakukan Penanaman Perdana Pisang Cavendish di Mateng

Berita Terbaru

error: Content is protected !!