Kajati Sulbar Kembali Hentikan Penuntutan Dua Perkara Lewat Restorative Justice

- Jurnalis

Rabu, 23 Maret 2022 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajati Sulbar ), Didik Istiyanta, bersama wakajati Sulbar serta Aspidum.( Foto. Gani )

Kajati Sulbar ), Didik Istiyanta, bersama wakajati Sulbar serta Aspidum.( Foto. Gani )

MAMUJU, indigo99.com | Kepala Kejaksaan Tinggi ( Kajati ) Sulawesi Barat ( Sulbar ), Didik Istiyanta, melaksanakan paparan perkara yang diusulkan untuk penghentian penuntutan berdasarkan keadilan Restoratif Justice ( RJ ).

Diketahui Dua perkara yang masih dalam penuntutan oleh Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Mamuju dan Kejari Polman, dihentikan lewat restorative Justice. Dua perkara tersebut adalah perkara dari Kejari Mamuju atas nama tersangka Muhammad Amin alias Aso, dengan melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan. Dan tersangka dari Kejari Polman atas nama Hapidun alias Pidun Bin Halimuddin. Tersangka ini disangkakan melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan.

Baca Juga :  Berhasil Ungkap Kasus OTT Hingga Narkoba, 2 Satker Diganjar Penghargaan

Pelaksanaan RJ ini berdasarkan Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 dan Surat Edaran JAMPidum Nomor: 01/E/EJP/02/2022 tanggal 10 Februari 2022, tentang pelaksanaan penghentian penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif, sebagai perwujudan kepastian hukum.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maka dari itu, JAM-Pidum memerintahkan kepada Kajari Mamuju dan Kajari Polman, untuk menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan ( SKP2 ) berdasarkan keadilan restoratif.

Menurut Kajati Sulbar Didik Istiyanta, mengatakan adapun penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif ini diberikan karena para tersangka baru pertama kali melakukan perbuatan pidana atau belum pernah dihukum. Ancaman pidana denda atau penjara tidak lebih dari lima tahun. Telah dilaksanakan proses perdamaian dimana Tersangka telah meminta maaf dan korban sudah memberikan permohonan maaf.

Baca Juga :  Diduga Lecehkan Santrinya, Seorang Ustadz di Mamuju Dipolisikan

” Tersangka berjanji tidak akan lagi mengulangi perbuatannya. Proses perdamaian dilakukan secara sukarela dengan musyawarah untuk mufakat, tanpa tekanan, paksaan dan intimidasi. Dan tersangka dan korban setuju untuk tidak melanjutkan permasalahan ke persidangan karena tidak akan membawa manfaat yang lebih besar serta pertimbangan sosiologis dan masyarakat merespon positif.” subut Didik.**

Pewarta indigo99.com : Adji

 

Berita Terkait

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster
Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius
Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas
2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur
Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus
Peningkatan Nilai SPBE Tahun 2024
Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat
Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS
Berita ini 213 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:22 WIB

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:31 WIB

Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:41 WIB

Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:27 WIB

2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:40 WIB

Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:05 WIB

Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:15 WIB

Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:30 WIB

Berhasil Ungkap Kasus OTT Hingga Narkoba, 2 Satker Diganjar Penghargaan

Berita Terbaru

Kabid Perikanan budidaya, mengunjungi lokasi pembenihan dan pembesaran lobster air tawar di Kelurahan Rimuku.(Foto/Ucok)

Advertorial

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:22 WIB

error: Content is protected !!