Kadinkes Sulbar Dorong Puskesmas Tingkatkan Kerjasama dengan UTD

- Jurnalis

Jumat, 20 Mei 2022 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu kegiatan donor darah yang dilakukan oleh UTD Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat.

Salah satu kegiatan donor darah yang dilakukan oleh UTD Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat.

SULBAR, indigo99.com | Penyebab utama tingginya Angka Kematian Ibu ( AKI ) pasca melahirkan, yaitu kekurangan darah akibat pendarahan. Sementara stok darah untuk ibu melahirkan sangatlah terbatas. Mengantisipasi itu, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) melakukan pembinaan dan dorongan bagi Puskesmas sebagai rujukan tingkat pertama untuk meningkatkan kerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit (RS) yang ada di Provinsi Sulbar.

Kepala Dinas Kesehatan ( Kadinkes ) dr. Asran mengatakan, tujuan dari pada kegiatan itu agar dapat bekerja sama kepada UTD – RS untuk dapat menyediakan stok darah baik dari pendonor sukarela ataupun pendonor dari keluarga.

Baca Juga :  DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Asran mengungkapkan adanya kegiatan pertemuan pembinaan Puskesmas yang bekerjasama dengan UTD-Dinkes Sulbar sebagai bentuk pelayanan darah untuk penurunan AKI dan tahun-tahun mendatang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendekatan keluarga dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ( Germas ) menjadi langkah strategis dalam mengimplementasikan pembangunan kesehatan. Kematian ibu karena perdarahan memang masih tinggi. Sehingga bagaimana langkah kita untuk dapat mencegah angka kematian ibu ini dapat diminimalisir,” ucap Asran keapada indigo99.com. 20 Mei 2022

Asran juga mendorong peran aktif dari setiap Puskesmas yang mengikuti kegiatan tersebut agar dapat menyiapkan calon pendonor bagi ibu jelang persalinan nanti. Sehingga ketika Ibu tersebut membutuhkan darah pasca persalinan ada pendonor baik sukarela maupun keluarga yang sudah disiapkan.

Baca Juga :  Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

“Mereka harus menjelaskan kepada pasien atau ibu yang sedang hamil tersebut agar menyiapkan calon pendonor. Sehingga saat persalinan nanti dan membutuhkan darah sudah ada pendonor dan tidak perlu mencari stok dari baik itu di PMI maupun di UTD. Sebab setiap hari stok darah yang dibutuhkan itu sangat tinggi, sehingga ditakutkan pada saat dibutuhkan stok darah kosong atau tidak mencukupi,” jelas Asran.

Advertorial

Berita Terkait

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi
Dampak Elnino Harga Beras Meroket di Mamuju, Bulog Sebut Masih Ada Stok 1.400 Ton
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!