Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

- Jurnalis

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban mendapat perawatan intensif di RS Regional Mamuju.(Foto/DK)

Korban mendapat perawatan intensif di RS Regional Mamuju.(Foto/DK)

MAMUJU,indigo99.com | Pasien nelayan bernama Arman asal Desa Kabuloang Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju, yang ditolak pelayanan BPJS Kesehatan Mamuju, hingga sempat tersandera di Rumah Sakit Regional Sulbar. 

Terkait informasi itu, pihak BPJS Kesehatan Mamuju, melakukan klarifikasi kepada sejumlah media setelah mengunjungi langsung pasien tersebut.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, St. Umrah Nurdin, lewat rilis nya ke redaksi indigo99.com. Kamis 29/2/24

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Umrah, bahwa merujuk pada kasus nelayan yang terkena bom Ikan saat melakukan aktivitas dugaan illegal fishing di Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju. Umrah menyampaikan bahwa tim BPJS Kesehatan telah melakukan kunjungan ke ruang rawat pasien dan bertemu dengan keluarga (adik) pasien di RSU Provinsi Sulawesi Barat pada hari Senin, tanggal 26 Februari 2024.

Baca Juga :  Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi

”Telah dilakukan kunjungan oleh petugas BPJS SATU ke ruang perawatan pasien Arman dan telah diberikan edukasi kepada keluarga pasien (adik kandung). Berdasarkan informasi yang diperoleh dari adik kandung korban mengaku bahwa kejadian tersebut adalah benar akibat dari tindakan penangkapan ikan dengan menggunakan bom ikan yang meledak di tangan korban,” ceritanya.

Lanjut kata dia mengungkapkan, bahwa sesuai Peraturan Presiden (Perpres) No.82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan untuk manfaat jaminan kesehatan ada yang dijamin dan tidak dijamin. 

Baca Juga :  Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang - Belang Dikabarkan Hilang

”Kami sangat prihatin atas kejadian ini, namun sesuai dengan regulasi Perpres nomor 82 tahun 2018 pasal 52 ayat 1 poin P, pelayanan kesehatan yang tidak dijamin meliputi pelayanan kesehatan pada kejadian tak diharapkan yang dapat dicegah, sehingga pasien tersebut tidak menjadi pertanggungan dalam program JKN,” ungkap Umrah

Dengan adanya kejadian ini, Umrah berharap agar hal ini menjadi perhatian akan pentingnya pemahaman terhadap pelayanan Program JKN. BPJS Kesehatan juga berkomitmen untuk lebih memasifkan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat di Kabupaten Mamuju.

 

Berita Terkait

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan
Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian
11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Berita ini 426 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 12:55 WIB

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan

Minggu, 14 April 2024 - 11:15 WIB

Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Selasa, 9 April 2024 - 05:55 WIB

Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!