Jalanan Umum Ditutup, Kapolres Mamasa Akan Panggil Pemilik Lahan

- Jurnalis

Kamis, 17 Maret 2022 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Soal jalan ditutup yang mengaku pemiliknya, Pemdes setempat langsung lakukan pertemuan di Kantor Desa Lambanan. (Foto. Jupran )

Soal jalan ditutup yang mengaku pemiliknya, Pemdes setempat langsung lakukan pertemuan di Kantor Desa Lambanan. (Foto. Jupran )

MAMASA, indigo99.com | Salah satu ruas jalan umum desa, yang berada di Dusun Mama’ Desa Lambanan Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa, ditutup yang mengaku pemilik lahan.

Akibatnya, akses jalan tersebut tidak dapat dilalui masyarakat secara umum. Lebih parahnya, ada beberapa warga yang secara khusus dilarang melintasi jalan tersebut oleh pemilik lahan.

Persoalan tersebut telah berlangsung lama. Bahkan, akibat pembatasan akses melintasi jalan tersebut terkadang menimbulkan perselisihan antara pemilik lahan dan masyarakat.

Menghindari masalah terus berkepanjangan, Kapolres Mamasa, AKBP Harry Andreas, memilih untuk memfasilitasi antara pihak pemilik lahan dengan masyarakat yang dilarang melintasi jalan tersebut, Kamis (17/3).

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Tokoh Adat, Camat Mamasa, Kepala Desa Lambanan, Tokoh Masyarakat, serta BPD Desa Lambanan.

Harry mengatakan jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat umum, sehingga sangat tidak elok ketika ada pembatasan akses penggunaannya.

Baca Juga :  Rabu Besok, Wapres RI Hadir di Mamuju, Sejumlah Pengamanan Disiagakan 

“Saya harap kedepan tidak ada lagi pembatasan akses jalan tersebut,” katanya.

Mengenai perselisihan yang terjadi antara pihak-pihak terkait, Ia mengatakan akan memanggil kedua belah pihak secara khusus.

“Nanti pihak pemilik lahan dan masyarakat yang dilarang melintas akan saya panggil ke kantor untuk dibicarakan permasalahannya,” ucapnya.

Kepala Desa Lambanan, Sarlis Pongtiku menuturkan sebenarnya status jalan tersebut adalah jalan umum.

Mengingat, sudah ada tiga kali anggaran pemerintah yang dialokasikan di sepanjang ruas jalan tersebut.

“Sudah tiga kali masuk anggaran di jalan itu. Pertama, dulu ada perintisan. Saat itu saya belum jadi kepala desa. Tahun 2018, dialokasikan dana desa di jalan tersebut berupa betonisasi jalan setapak,” ungkapnya.

Yang ketiga, tahun 2020 ada lagi anggaran masuk untuk perintisan jalan itu.

Baca Juga :  Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Namun setelah dilakukan mediasi dan pertemuan, Ia menjelaskan telah disepakati sejumlah hal. Salah satu poin utamanya adalah jalan tersebut sudah dapat dilalui oleh masyarakat umum.

Selain itu, juga disepakati bahwa ruas jalan tersebut akan diusulkan ke pemerintah untuk dilakukan pembebasan lahan.

“Sambil menunggu pembebasan lahannya, saya harap kepada pemilik supaya tidak dibatasi lagi, dan siapa saja boleh melewati jalan tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan jika dikemudian hari, terjadi lagi pembatasan akses penggunaan jalan tersebut oleh pemilik lahan, maka pihak pemerintah desa sendiri yang akan membuat laporan polisi.

Pantauan awak media di lokasi pertemuan, kedua pihak, baik pemilik lahan maupun masyarakat yang dibatasi aksesnya menggunakan jalan tersebut menerima hasil keputusan yang diambil.

Pewarta indigo99.com : Jupran

 

Berita Terkait

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 
Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 
Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini
Berita ini 610 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:01 WIB

Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:32 WIB

Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:31 WIB

Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:43 WIB

Program Tanam Sukun Pj Bahtiar Tuai Sorotan, 4 Program Kementan RI Terabaikan?

Berita Terbaru

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!