Irigasi Tommo Tidak Bermanfaat, Sawah Dialihfungsikan

- Jurnalis

Kamis, 7 April 2022 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karena tidak memberikan hasil akhirnya sawahnya dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit. (Foto. Zulkipli indigo99 )

Karena tidak memberikan hasil akhirnya sawahnya dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit. (Foto. Zulkipli indigo99 )

MAMUJU, indigo99.com | Proyek pembangunan bendungan dan irigasi yang dibangun oleh pemerintah berada di Kecamatan Tommo Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), publik sebut – sebut proyek abadi.

Proyek yang dikerjakan sejak tahun 2010 itu oleh pihak Balai Sulawesi III Palu itu, hingga saat ini belum juga dirasakan manfaatnya bagi masyarakat petani.

Persoalan ini menjadi keluhan bagi petani lokal karena sepanjang irigasi atau keberadaan irigasi tidak juga memberikan manfaat yang melimpah untuk bisa mengairi setiap persawahan bagi petani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal jauh sebelum nya, awal dari keberadaan proyek ini sangat dinantikan – nantikan masyarakat petani lokal, karena areal persawahan yang selama ini terkenal sawah tadah hujan. Namun dengan adanya proyek ini yang dibangun pemerintah pusat, tentu akan bisa berubah menjadi areal produktif.

Salah satu ketua kelompok tani ( Poktan ) Sumber Sari, Slamet Riyadi yang menetap di Dusun Wonosari Desa Buana Sakti Kecamatan Tommo, mengatakan, sudah Ketiga kalinya mengalami gagal panen karena padi yang ditanam tidak membuahkan hasil akibat kekurangan air. Lanjut kata Selamat, karena tidak memberikan hasil akhirnya sawahnya dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga :  Poros Jalan Kalumpang Rusak Parah Butuh Perhatian Pemerintah

“ Pernah saya Tiga kali tanam padi di sawah tidak pernah jadi buahnya dan akhirnya saya beralih tanam kelapa sawit. Dari pada nunggu irigasi yang tidak jelas kapang selesai bahkan lama kelamaan jadi mubazir.” kata Slamet kepada indigo99.com

Senada dengan Hamdan, yang juga salah satu anggota Poktan juga angkat bicara terkait keberadaan saluran irigasi yang dikerjakan mulai dari Desa Campaloga Kecamatan Tommo Kabupaten Mamuju Sampai ke Desa Kuo Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah ( Mateng ), sama sekali belum ada manfaatnya karena air tidak bisa mengalir sampai ke areal persawahan.

Baca Juga :  Seorang Ustad Korban Perencanaan Pembunuhan, Wawan Nur Rewa : Enam Nama Pelaku Sudah Dikantongi 

“ Mau bilang apa kalau begitu, sampai saat ini keberadaan irigasi mulai dari Campaloga sampai ke Desa Kuo, sama sekali belum teraliri air. inikan tidak bermanfaat,” kata Hamdan.

Lebih lanjut ia mengatakan, terkait dengan banyaknya petani yang mengalihfungsikan sawahnya menjadi perkebunan kelapa sawit itu tidak bisa dipungkiri lagi. Kata Hamdan, khusus untuk Desa Buana Sakti sawah yang sudah dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit sudah ada sekitar sembilan puluh lima persen.

“ Untuk di Desa Buana Sakti, warga petani sudah sampai 95 persen alihkan sawahnya menjadi lahan perkebunan sawit, “ sebut Hamdan

Petani lokal berharap, agar proyek yang ada di Kecamatan Tommo ini perlu ditinjau kembali. Jangan sampai dianggarkan setiap tahun namun tidak ada dirasakan manfaatnya bagi para petani lokal khususnya di Kabupaten Mamuju dan Mateng.*

Pewarta indigo99.com : Zulkipli/@ji

Berita Terkait

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan
Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.
Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 
Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 
Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 
Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 
Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang
BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini
Berita ini 505 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 23:17 WIB

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:26 WIB

Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:56 WIB

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:44 WIB

Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:39 WIB

Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:19 WIB

Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:28 WIB

BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:21 WIB

Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!