Hujani Pukulan Anak Dibawa Umur, Dua Pemuda Meringkuk di Sel Tahanan Polresta Mamuju

- Jurnalis

Rabu, 6 Oktober 2021 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto : Kedua tersangka kini sudah menjadi penghuni sel tahanan polresta Mamuju.

Ket Foto : Kedua tersangka kini sudah menjadi penghuni sel tahanan polresta Mamuju.

indigo99.com | Dua pemuda berinisal R ( 26 ) dan A ( 18 ), harus meringkuk di sel tahanan Mapolresta Mamuju, setelah terbukti melakukan penganiayaan terhadap anak dibawa umur di salah satu penginapan di kota Mamuju di jalan Andi Depu. Selasa ( 5/10 ).      

Ditemui Kasat Reskrim Polresta Mamuju, Pandu Arief Setiyawan, kepada Indigo99.com megatakan, kasus penganiyan anak dibawa umur dengan korban inisial K umur 17. Anggota reskrim langsung menangkap Keduanya dan ditetapkan menjadi tersangka. Keduanya kata dia, terbukti melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan kepalan tangan hingga korban mengalami luka dibagian telinga dan kepala. 

Baca Juga :  Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang - Belang Dikabarkan Hilang

“ Benar, ada Dua tersangkanya dan sudah kami amankan setelah terbukti melakukan penganiayaan terhadap korban anak dibawah umur dengan bogem ( kepalan tangan ) yang menyebabkan korban mengalami luka dibagian telinga dan kepala, “ kata Pandu. Rabu ( 6/10 )

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jelas Pandu menyebutkan, sebelum nya Kedua pelaku mendatangi sebuah penginapan untuk menginap dalam keadaan mabuk Miras, sehingga Keduanya ditegur dan ditolak pihak karyawan hotel. Tidak senang dengan teguran dari pihak karyawan penginapan, Kedua tersangka langsung melabrak pintu kamar karyawan dan menghujani pukulan gratis kepada korban dengan bogem mentah.

Baca Juga :  2 Terdakwa Korupsi Jalaluddin Duka dan Alex Jalani Sidang Dakwaan

“ Kedua tersangka yang sudah mabuk ini ingin menginap karena tidak diterima ditegur oleh karyawan sehingga tersangka langsung melakukan penganiayaan dengan memukul korban beberapa kali hingga korban luka dibagian kepala dan telinga, “ sebut Pandu.

Lanjut kata dia, Kedua pelaku ini sudah dalam sel tahanan Mapolresta Mamuju. Dan keduanya diancam dengan undang – undang perlindungan anak bagi siapa yang melakukan kekerasan atau penganiayaan terhadap anak dibawah umur. Tak tanggung – tanggung, ancaman hukumannya Lima tahun penjara dan denda 100 juta.

Pewarta indigo99.com : Ahmad Udin.

Berita Terkait

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat
Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi
Mayat Cewek Ditemukan Tergeletak Dalam Mobil Honda CRV 
Pj Gubernur Tegur Kadis Pendidikan Sulbar, 4 Pimpinan OPD di Sulbar Terancam Dievaluasi
Berita ini 894 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 20:09 WIB

Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Minggu, 7 April 2024 - 06:53 WIB

Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar

Minggu, 7 April 2024 - 04:48 WIB

Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!