Hujan Disertai Angin Kencang, Poros Mamasa – Polman Perlu Diwaspadai

- Jurnalis

Minggu, 20 Maret 2022 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pohon tumbang di Desa Kelapa Dua Perattean ( Foto: Andi Rusli)

Pohon tumbang di Desa Kelapa Dua Perattean ( Foto: Andi Rusli)

POLMAN, indigo99.com | Hujan deras disertai angin kencang di beberapa titik wilayah Provinsi Sulawesi Barat, perlu diwaspadai. Minggu sore, 20 Maret 2022. salah satu pohon tumbang di tengah hingga menutup akses jalan. Beruntung kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Seperti di postingan Facebook milik Andi Rusli, Dia, posting pohon tumbang di Desa Kelapa Dua, Perattean, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar ( Polman).

” Kejadian baru saja di Perattean, Jalan Poros Mamasa Polman pohon tumbang” Tulis Andi Rusli di Facebook miliknya.

Akibatnya, antrian beberapa mobil tak terhindarkan karena adanya pohon yang tumbang dan menutup bahu jalan yang menghubungkan ke Kabupaten Mamasa.

Sementara itu salah satu warga Kabupaten Mamasa, Andi Waris Tala’ yang juga sering melintas mengatakan, memang perlu waspada untuk Jalan Poros Polman-Mamasa.

“Selain berpotensi longsor, curah hujan yang tinggi juga berpotensi merusak layanan PLN, karena banyaknya pohon yang tumbang” Katanya lewat WhatsAppnya.

Baca Juga :  Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam

Terkait hal itu, Waris meminta kepada pihak terkait agar melakukan antisipasi agar tidak ada yang korban.

“Dinas PUPR dan PLN harus segera bergerak memangkas atau memotong kayu sepanjang jalan poros yang berpotensi membahayakan pengguna jalan dan layanan PLN,” Tandasnya.

Pewarta indigo99.com : Jupran

 

Berita Terkait

Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan
Pagi Tadi, Seorang Pegawai KPU Mateng Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel 109
Bawaslu Majene Telusuri Dugaan Kasus Money Politik, Seorang Caleg DPR RI Dimintai Keterangan
Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 208 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!