Hasil Tes Calon Kades di Kabupaten Mamuju Diprotes, Ada Calon Kades Tidak Ikut Tes Dinyatakan Lulus?

- Jurnalis

Kamis, 9 Desember 2021 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketfot : Protes hasil seleksi calon Kades, sejumlah warga geruduk kantor dinas PMD kabupaten Mamuju.

Ketfot : Protes hasil seleksi calon Kades, sejumlah warga geruduk kantor dinas PMD kabupaten Mamuju.

indigo99.com | Belum usai sorotan publik soal jatah beras ASN, serta pelantikan pejabat ASN eselon Tiga dan Empat yang dilakukan Pemda Mamuju.

Kini Pemda Mamuju kembali menuai sorotan yang berujung demonstrasi di depan kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat desa ( PMD ) Kabupaten Mamuju, soal hasil seleksi calon kepala desa ( Kades )

Kamis pagi ( 9/12 ), puluhan massa aksi yang mengatasnamakan Aliansi Gerakan Pemerhati Masyarakat Desa yang tergabung masyarakat Desa Toabo, Desa Botteng Utara dan Desa Karama. Menggelar unjuk rasa dengan menyampaikan sejumlah tuntutan. Sejumlah aspirasi yang diteriakan salah satunya meminta kepada panitia seleksi calon Kades agar transparan terhadap hasil seleksi tertulis dan wawancara. Selain itu, meminta untuk mengulang tes yang telah dilaksanakan oleh DPMD Mamuju.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Kami meminta kepada pihak panitia seleksi agar transparan hasil seleksi tertulis dan wawancara. Dan meminta agar mengulang tes yang telah dilakukan oleh panitia Dinas PMD selaku panitia, “ kata koordinator aksi Ilal Ihsan

Dalam aksi damai yang berlangsung di depan kantor Dinas PMD Kabupaten Mamuju, juga ada beberapa perwakilan masyarakat desa yang menyampaikan sejumlah tuntutannya.

Seperti yang disuarakan oleh salah seorang warga Desa Toabo, Hartono meminta kepada panitia seleksi agar transparan hasil tes kepala desa. Selain itu kata dia, meminta penjelasan kepada panitia terhadap adanya calon Kades yang tidak mengikuti tes wawancara bisa dinyatakan lulus.

Baca Juga :  Korban Pencabulan Anak Dibawah Umur di Banggai, Polisikan Pamannya.

“ Ini ada apa pak? Kami meminta penjelasan kenapa ada yang tidak mengikuti tes wawancara bisa dinyatakan lulus. Dan kami juga meminta administrasi calon kepada desa agar dilakukan pemeriksaan secara betul dan jelas.” sebut Hartono

Senada dengan Yance, perwakilan masyarakat Desa Karama menyebutkan, di Desa karama memiliki 8 calon Kades. Bahkan ada calon yang memiliki S2 dinyatakan tidak lulus. Dan kata dia, jika belum penyelesaian pihaknya tahapan Pilkades diminta di pending.

“ Kami di Desa Karama ada 8 calon tapi dijatuhkan secara administrasi. Kami juga yang ikut tes ada yang memiliki gelar S2 tapi kenapa yang gelar S2 itu bisa dinyatakan tidak lulus. Kami meminta, kalau belum ada penyelesaian terhadap masalah ini agar segala tahapan agar dihentikan sementara.” pinta Yance.

Dalam aksi damai ini, sejumlah massa aksi dilengkapi dengan pamflet yang bertuliskan sejumlah pesan – pesan yang berhubungan dengan proses seleksi calon kades di kabupaten Mamuju yang dinilai merusak tatanang de mokrasi ditingkat desa. Sejumlah pesan – pesan yang tertulis di pamflet yakni kebenaran harus ditegakkan, penetapan hasil Pilkades tidak sesuai aturan Mendagri, meminta pengulangan seleksi calon kepala desa di Kabupaten Mamuju, Dinas PMD Tidak becus melakukan seleksi, lemahnya aturan Kabupaten Mamuju, hasil Pilkades terindikasi kecurangan dan transparansi hasil tes penetapan Pilkades.

Baca Juga :  Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Sementara Kepala Dinas PMD Kabupaten Mamuju, Abdul Rahim Mustafa merespon dengan adanya masukan yang diberikan oleh massa aksi terkait dengan proses seleksi calon Kades. Tentu masuka ini kata dia, dapat menjadi masukan dalam memajukan daerah.

Dia menilai tuntutan massa aksi yang baru saja disampaikan, mengaku dalam pelaksanaan tes bukan merupakan kewenangan Dinas PMD tetapi dalam satu kesatuan tim Pansel. Dan kata dia, hari ini juga PMD akan menyurat ke tim Pansel dan tim Pansel menyampaikan terkait hasil ujian seleksi Tambahan. Selain itu kata dia, terkait ini akan duduk bersama atau mendiskusikan permasalahan.

“ Besok kami akan mendiskusikan masalah tersebut dengan menghadirkan tim pansel dan perwakilan dari massa aksi. Terkait penunda bukan kewenangan saya dan nanti akan saya diskusikan dengan pimpinan dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati.” ujar Abdul Rahim Mustafa.**

Usai melakukan orasi di depan kantor Dinas PMD kabupaten Mamuju, massa aksi terus melanjutkan orasinya di depan kantor DPRD kabupaten Mamuju.

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 
Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 
Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 
BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini
PMII Mamuju : Pegawai PNS Tidak Boleh Gunakan Tabung Subsidi 3 Kg 
Kajati Sulbar Andi Darmawangsa Lantik Pejabat Eselon Dua dan Tiga
Jelang Hari Raya Kurban, Tabung Gas Subsidi Langka di Mamuju
Pj Gubernur Sulbar Bangun Sinergi Pihak Bank, Kacab BRI Mamuju Lukman Suriah Dukung program Budidaya Pisang Cavendish
Berita ini 1,958 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 23:17 WIB

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:26 WIB

Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:56 WIB

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:44 WIB

Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:39 WIB

Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:19 WIB

Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:28 WIB

BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:21 WIB

Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!