Hari ini, Kejati Sulbar Dikabarkan Tahan Tersangka Kasus Tadui

- Jurnalis

Kamis, 21 Juli 2022 - 04:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBAR, indigo99.com | Penyidikan dugaan kasus korupsi pengalihan kawasan hutan lindung ( HL )  di wilayah Desa Tadui Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju, hari menahana tersangla baru. Kamis 21 Juli 2022.

Dikonfirmasi kepada Penkum, Amiruddin SH membenarkan adanya penahanan tersangka baru kasus korupsi pengalihan kawasan hutan lindung di Desa Tadui dengan alasan penyidik sudah mengantongi hasil kerugian negaranya.

” Tunggu saja pak, soal siapa yang ditahan , nanti disampaikan di press rilis,  tunggu ya,” singkat Amiruddin.

Seperti dikabarkan sebelumnya,  tim penyidik tindak pidana khusus ( Pidsus ) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat ( Sulbar ), semakin intens dilakukan dengan mendalami kerugian negara yang ditimbulkan.

Diketahui ada kurang lebih 30 orang saksi –  saksi, termasuk pemilik SPBU Tadui, telah diperiksa oleh tim Pidsus Kejati Sulbar, hingga penanganan kasusnya sudah ditingkatkan naik ke penyidikan. Dan penyidik pun tidak terburu – buru menetapkan siapa saja calon tersangka dalam kasus ini, karena hasil perhitungan kerugian negara ( HPN ) yang dilakukan oleh tim auditor BPKP belum rampung dan belum di tangan penyidik Pidsus Kejati Sulbar.

Baca Juga :  Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

Asisten Pidana Khusus ( Aspidsus ) Kejati Sulbar, Feri Mupahir kepada indigo99.com mengatakan, hingga saat ini penyidik Pidsus Kejati Sulbar, masih intens melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak auditor BPKP, seperti yang sudah dilakukan adanya permintaan penambahan data sebagai perhitungan kelengkapan kerugian negara.            

“ Masih ada beberapa data yang diminta BPK-P untuk melengkapi perhitungan kerugian negaranya terhadap kasus kawasan hutan lindung. Dan itu sudah kami penuhi baru – baru ini. Ya tinggal menunggu hasil auditnya sajalah, “ kata Feri

Lanjut kata dia, untuk kasus dugaan pengalihan kawasan hutan lindung di Desa Tadui ini, kata dia, dalam penanganan kasusnya unsurnya sudah terpenuhi hingga dinaikkan statusnya penyidikan. Hanya saja kata dia, untuk lebih menguatkan dan lebih sempurna, penyidik harus mengantongi jumlah kerugian negara yang ditimbulkan. 

Baca Juga :  Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

“ Kasus ini nantinya akan diekspos di internal Kejaksaan untuk disempurnakan.Apakah penyidikannya sudah lengkap atau masih ada unsur lain yang kurang. Semua ini dilakukan setelah hasil audit dari BPKP di tangan penyidik Kejaksaan, “ jelasnya

Dan kasus ini menyeruak setelah Kejati Sulbar, melakukan penyelidikan soal adanya dugaan perluasan masuk ke areal kawasan hutan lindung yang ada di Desa Tadui. Dan areal ini sudah dimiliki oleh salah seorang pengusaha. Terhadap kasus ini, pihak BPN Kabupaten Mamuju, juga tidak lepas dari pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus ini, karena sebagian areal kawasan yang masuk dalam penyidikan Kejati Sulbar, telah diterbitkan sertifikat hak milik.

Pewarta indigo99.com : Aji   

Berita Terkait

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu
Laporan Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene, Jaksa Lakukan Pulbaket
Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene 500 Juta, Dilaporkan Kejaksaan
Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Berita ini 2,636 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:46 WIB

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:27 WIB

Laporan Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene, Jaksa Lakukan Pulbaket

Selasa, 28 Mei 2024 - 10:56 WIB

Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene 500 Juta, Dilaporkan Kejaksaan

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:10 WIB

Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 

Berita Terbaru

Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin bersama Bupati Pasangkayu, melakukan penanaman perdana bibit sukun di salah satu lokasi di Pasangkayu.(H/Foto)

Advertorial

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:46 WIB

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!