Gegara Utang 1,3 Miliar Subkon Proyek Rusun Perkim Sita Material Bangunan

- Jurnalis

Senin, 22 April 2024 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat sejumlah material seperti kramik disita oleh pemiliknya dari lokasi pekerjaan proyek Rusun ASN Perkim Sulbar.(F/Aji)

Terlihat sejumlah material seperti kramik disita oleh pemiliknya dari lokasi pekerjaan proyek Rusun ASN Perkim Sulbar.(F/Aji)

MAMUJU,indigo99.com | Sejumlah material bangunan milik CV Arista, sita lantaran kecewa karena belum dibayarkan oleh pihak kontraktor PT Permata ART KSO senilai 1,3 Miliar.

Pihak rekanan CV Arista sebagai sub kontraktor ( Subkon ) pekerjaan rumah susun ( Rusun ) ASN Perkim Sulbar, mengaku sagat dirugikan oleh pihak pemenang tender oleh PT Permata Arta,KSO. Pasalnya, mengaku sudah dua bulan belum dibayarkan senilai 1,3 Miliar.

Cakra selaku pengawas lapangan CV Arista, mengaku lobi atau permintaan pembayaran sudah dilakukan beberapa kali kepada pihak bendahara PT Permata Arta,KSO. Pada hal kata dia, pekerjaannya sudah mencapai progres 90 persen.

“ Gedung yang kami kerjakan arsiteknya ji, ada dua gedung yang hampir rampung yakni lantai satu dan dua. Dan alhamdulillah, sudah mencapai sembilan puluh persen berdasarkan ceklisnya pihak perusahaan.” kata Chakra kepada indigo99.com. Senin 21/4/24 

Cakra menyebutkan, uang yang belum dibayarkan oleh pihak kontraktor PT Permata Arta,KSO berjumlah 1,3 Miliar. Kata dia, sejumlah upaya dilakukan mulai dari pendekatan persuasif sampai dengan langkah menemui PPK, namun tidak membuahkan hasil.

Baca Juga :  Hari ini, Kapolda Sulbar Pecat 12 Personilnya, 4 Polisi Pasangkayu

“ Sudah banyak upaya saya lakukan bahkan sudah disampaikan ke PPK nya, tapi kami hanya di janji – janji saja. Dan sampai saat ini, belum ada hasil, “ jelasnya. 

Masih dia, karena tidak mau pihaknya dirugikan, untuk sementara waktu barang – barang miliknya seperti keramik ditarik kembali.

“ Saya tarik kembali barang – barang kami dengan alasan kami tidak mau rugi. Ini saja uang 1,3 Miliar, belum jelas kapan dibayarkan, kemungkinan kalau di bayar nanti kami lanjutkan lagi, “ tegas Cakra.

Sementara Bambang, selaku penanggung jawab kegiatan pembangunan Rusun ASN Perkim Sulbar, mengaku memang ada pihak subkon yang mendatangi kantor pembangunan Rusun ASN Perkim Sulbar. Kedatangan subkon ini, menuntut agar hasil progres pekerjaannya dibayarkan secepatnya. Namun kata dia, apa yang disampaikan pihak Subkon ini akan dikomunikasikan ke pimpinan.

Baca Juga :  Senin Depan, 12 Personil Polda Sulbar Terima Sanksi Pemecatan

“ iya kami sudah terima. Mereka minta tolong untuk di bantu, Dan persoalan ini saya akan dikomunikasikan ke pimpinan kami terkait masalah ini, “ kata Bambang kepada indigo99.com

Saat ditanya berapa nilai utang yang belum dibayarkan, Bambang tidak ingin menyebutkan namun dirinya mengarahkan agar Media ini komunikasi dengan pihak Subkon.

“  kalau soal berapa nilainya silahkan tanya langsung ke Subkon ya pak, “ singkatannya.  

Seperti diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), lewat Balai Pelaksana Penyedia Perumahan Wilayah Sulawesi (BPPWS) II Satuan Kerja ( satker) Penyediaan Perumahan Prov Sulbar dengan nama kegiatan, Pembangunan Rususn ASN Perkim Sulbar dengan tanggal kontrak 17 Oktober  2022 APBN tahun 2022. dengan anggaran 63 Miliar yang dilakukan PT Permata Arta,KSO.

 

Berita Terkait

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 
Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 
Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini
Berita ini 1,155 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:01 WIB

Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:32 WIB

Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:31 WIB

Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:43 WIB

Program Tanam Sukun Pj Bahtiar Tuai Sorotan, 4 Program Kementan RI Terabaikan?

Berita Terbaru

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!