Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas

- Jurnalis

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban mendapat perawatan intensif di RS Regional Mamuju.(Foto/DK)

Korban mendapat perawatan intensif di RS Regional Mamuju.(Foto/DK)

MAMUJU,indigo99.com | Seorang pria yang kesahariannya sebagai nelayan bernama nama Arman,  asal warga Desa Kabuloang Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju, nyaris tewas akibat bom ikan miliknya meledak.

Dikabarkan, bom ikan yang tiba – tiba meledak dalam perahu korban, diduga terlibat praktik illegal fishing atau mencari ikan dengan menggunakan bahan peledak ( Bom Ikan ).

Terkait kasus dugaan praktik illegal fishing dengan cara menggunakan bom rakitan atau bom ikan yang terjadi di perairan Kabuloang, mendapat tanggapan dari satuan pengawasan ( Satwas ) laut. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan pada DKP Provinsi Sulbar, Zaehu, mengatakan, kejadian ini berlangsung hari Senin kemarin tanggal 19 Februari 2024 sekitar pukul 10.00 wita. Dimana salah seorang nelayan diduga melakukan praktik illegal fishing dengan menggunakan bom ikan.

Baca Juga :  Terdakwa Korupsi Unsulbar 1 Bebas 3 Vonis Bersalah

Berdasarkan keterangan masyarakat di Desa Bonda, membenarkan terjadi ledakan bom di taka manengge Desa Bonda Kecamatan Papalang yang berjarak kurang lebih 2 mil dari bibir pantai.

“ Dari keterangan warga Bonda ke kami, bahwa benar ada ledakan bom yang diduga dilakukan oleh nelayan mencari ikan dengan menggunakan bahan peledak atau bom rakitan, yang jaraknya 2 mill dari bibir pantai,” sebut Zaehu.

Dia menjelaskan, nelayan atas nama Arman, diketahui menjadi korban ledakan bom miliknya saat digunakan. Dari pengakuan korban saat ditemui di RS Regional Mamuju, bahwa bom rakitan itu meledak sebelum dilempar ke dalam air laut sehingga tangan kanannya terputus dan jari – jadinya serta sebagian wajah korban mengalami luka bakar.

Baca Juga :  Dukung Pj Gubernur Evaluasi 4 Pimpinan OPD, HMI Mamuju Minta Kadisdik Sulbar Dimutasi Di Tempat Lain

“ Korban ini tengah mendapat perawatan intensif di RS karena mengalami luka yang cukup serius,” Jelasnya

Kepada petugas, korban yang tengah merintih kesakitan dengan luka yang dibalut perban. Korban Arman mengaku sangat menyesali apa yang dilakukan. Atas itu, Arman langsung membuat surat pernyataan untuk tidak lagi melakukan perbuatan yang merugikan orang lain khususnya dirinya sendiri.

“Korban saat ini sangat menyesali perbuatannya. Dan kami dari DKP Prov. Sulbar kerjasama dengan PSDKP Satwas Mamuju KKP membuatkan pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.” pungkas Zaehu.

 

Editor : Aji

Berita Terkait

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan
Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian
11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Berita ini 947 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 12:55 WIB

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan

Minggu, 14 April 2024 - 11:15 WIB

Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Selasa, 9 April 2024 - 05:55 WIB

Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!