Dugaan Tindakan Represif ke Wartawan oleh Kabid PMD Mamasa, Kadis Sebut Tidak Tahu 

- Jurnalis

Senin, 8 November 2021 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketfot : kadis PMD kab. Mamasa Yahdin.

Ketfot : kadis PMD kab. Mamasa Yahdin.

Indigo99.com | Buntut kejadian dugaan tindakan represif terhadap 2 wartawan sedang menjalankan tugas jurnalistiknya di kegiatan seleksi tambahan bakal calon kepala desa di kantor PMD Kabupaten Mamasa, yang diduga dilakukan oleh oknum PNS di Dinas PMD Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ). Beberapa hari lalu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( PMD), Yahdin Karim, angkat bicara. Kepada indigo99.com Yahdin mengaku,kegiatan seleksi tambahan bakal calon kepala desa ada dua sesi yaitu tes tertulis dan wawancara. Namun sesi Kedua yakni wawancara yang dihadiri Bupati Mamasa Ramlan Badawi, ruangan tempat pelaksanaan langsung disterilkan karena sempit.  

Baca Juga :  Ditpolair Polda Sulbar Tengah Selidiki Bom Ikan Meledak

“Pada saat sesi ke-dua yaitu wawancara, ada pak Bupati Mamasa Ramlan Badawi. Sehingga disterilkan ruangan karena sempit” kata Yahdin kepada Indigo99.com. Senin ( 8/11 )

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, karena ruangan sempit sehingga panitia membatasi masuk dalam ruangan termasuk siapa saja.

” Soal masalah saya tidak tahu. Nanti setelah saya keluar ruangan baru saya tau ada kejadian seperti itu, ” jelasnya 

Dia mengaku, terkait ada insiden dalam ruangan terhadap 2 wartawan, Yahdin mengaku tidak tahu menahu. Namun kata dia, sangat menyayangkan adanya kejadian tersebut karena yang korban adalah wartawan yang notabene mitra kerja Pemda Mamasa.

Baca Juga :  Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

“ Persoalan ini kita sesalkan jika ada terjadi seperti itu, dan saya sudah klarifikasi ke anggota. Dan anggota mengatakan kita tidak bermaksud begitu, ” jelasnya

Ia menambahkan bahwa wartawan adalah mitra, namun ini ada kesalahan miskomunikasi.

“Saya juga sudah sampaikan ke anggota agar masalah tersebut diselesaikan baik- baik. Anggota sudah menyetujui” tandasnya

Diberitakan sebelumnya, Kabid PMD Mamasa. Diduga melakukan tindakan Represif kepada wartawan pada saat seleksi tambahan bakal calon kepala desa.**

Pewarta indigo99.com : Jupran

Berita Terkait

Terdakwa Korupsi PDAM Mamasa Kembalikan Kerugian Negara 100 Juta
AJI Kota Mandar Serukan Presiden Jokowi dan Oligarki Media Mencengkeram Kuat Intervensi Independensi Pers
Senam Sehat Padati Lapangan Kondosapata, Relawan MP2 Ajak Menangkan Prabowo Gibran di Mamasa
2 Tersangka Korupsi Dana Bantuan Stimulan di Mamasa, Siap Disidangkan
Yatibersa Peduli di Mamasa, Berbagi Sembako Hingga Operasi Bibir Sumbing Gratis
Muh Zain Resmi Jadi Penjabat Bupati Mamasa.
Besok Senin, Penjabat Baru Bupati Mamasa Dilantik
Dugaan Korupsi Dana Bansos dan Dana Hibah di Mamasa Kembali Dibuka ke Publik
Berita ini 394 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!