Dugaan Permain Curang Tender Proyek Bendung Malunda, Pihak PT Marinda Layangkan Protes

- Jurnalis

Jumat, 10 Juni 2022 - 02:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laman website daftar nama - nama peseta lelang Proyek Bendung Malunda. dan PT Marinda Utamakraya Subur terlihat diposisi pertama sebagai peseta tender. ( Foto Istimewa )

Laman website daftar nama - nama peseta lelang Proyek Bendung Malunda. dan PT Marinda Utamakraya Subur terlihat diposisi pertama sebagai peseta tender. ( Foto Istimewa )

SULBAR, indigo99.com | Soal adanya permain curang pada proses tender Proyek Bendung Malunda, yang diduga dilakukan panitia tender pada Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi ( BP2JK ) Wilayah Sulawesi Barat ( Sulbar ). Diungkap oleh salah seorang peserta lelang pemilik PT Marinda Utamakarya Subur.

Aroma kecurangan pada peramainan panitia tercium saat peserta lelang PT Marinda Utama Subur hari Rabu tertanggal 8 Juni 2022 sekitar pukul 17.00 Wita, pihak perusahaan mengaku jatuh terhempas dari posisi pertama.

Kepada indigo99.com, Hj Andi Minrana selaku penanggung jawab PT Marinda Utamakarya Subur, mengaku sangat kecewa terhadap panitia lelang kegiatan proyek Bendung Malunda Kabupaten Majene senilai 70,7 Miliar. Dan kekecewaannya akan melayangkan sikap protes kepada panitia lelang BP2JK Perwakilan Sulbar lewat masa sanggah yang diberikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andi Minrana menceritakan, awalnya ikut tender berjalan baik dan saat itu dari 12 peserta tender, perusahaannya yakni PT Marinda bertahan di posisi Pertama atau teratas. Namun belakangan ini, saat disampaikan pengumuman secara tiba – tiba tanpa ada informasi atau penyampaian perusahaannya ( PT. Marinda Utamakarya Subur ), jatuh tersungkur atau dinyatakan tidak lolos sebagai pemenang tender pada proyek Bendung Malunda.

“ Saya kan kecewa sekali, kan kemarin ikut tender murni, tidak ada kongkalikong karena itu murni. Tender proyek bendung Malunda segala persyaratan tender kami penuhi. Dan alhamdulillah selama ini PT Marinda ada di posisi pertama dari 12 peserta. Eh kenapa tiba – tiba kemarin kami langsung jatuh tanpa alasan yang jelas dari panitia,” kata Minrana. Jumat 10 Juni 2022.

Masih dia, dalam proses tender semua berkas kelengkapan yang dibutuhkan oleh panitia lelang sudah dipenuhi. Dan tidak perna PT Marinda memasukkan data palsu atau data abal – abal ke panitia lelang.

“ Kecuali ada data kami yang palsu kami masukkan ke panitia lelang baru bisa dijatuhkan atau ada data kami yang tidak akurat ini kan tidak ada. Ini sangat terlihat sekali kami dimainkan, “ ungkapnya

Baca Juga :  Poros Jalan Kalumpang Rusak Parah Butuh Perhatian Pemerintah

Masih dia, informasi yang diterima oleh tim PT Marinda, setelah jatuh dari pengumuman tender Proyek Bendung Malunda adalah hanya persoalan kepemilikan mobil truk yang katanya tidak sesuai dengan kontrak penyewaan. Dan anehnya persoalan ini tidak ada klarifikasi dari panitia tender ke tim PT Marinda.

“ Informasi yang kami dapat sampai jatuh, karena kepemilikan kendaraan mobil truk itu tidak sesuai dengan kontrak penyewaan ini saja alasannya panitia, padahal itu sesuai saat kami cek. Diantara sekian mobil itu nama orang lain itu kan biasalah. Namanya saja mobil seken yang dibeli itukan biasa yang terjadi. Misalnya contoh kecilnya si A beli mobil seken lantas disewakan kan tidak masuk akal kalau nama STNK atau BPKB mobil tersebut akan berubah setelah disewakan tentu nama pemilik pertama. “ terangnya.

Yang lebih menjadi tanda tanya bagi pihak PT Marinda adalah, jadwal pengumuman dari Kementerian PUPR itu, seharusnya diumumkan tanggal 15 juni 2022 yang terjadi dimajukan pengumumannya tertanggal 8 juni 2022.

“ Ini kan tidak pernah ada kejadian seperti ini biasanya pengumuman diundur. Ini tiba – tiba dimajukan dan seharusnya ada informasi ke kami akan diumumkan pada hari ini, ini kan tidak ada. Ini kayak sembunyi – sembunyi kayak dia manfaatkan momen gempa, ada apa ? “ sebutnya.

Terhadap kejadian ini, dan mengaku sangat dirugikan oleh panitia tender. Namun pihaknya akan memanfaatkan sanggah.

“ Tentu masa sanggah ini akan kami masukkan dalam waktu dekat apa alasan sampai PT Marinda jatuh. Tentu sanggahan ini ada tembusan ke KPK, Polda Sulbar dan Kejati Sulbar. Ini tidak bisa dibiarkan adanya dugaan permainan di BP2JK, “ tegasnya.

Ditempat terpisah, Sekretaris BP2JK Perwakilan Sulbar, Ika saat indigo99.com melakukan upaya konfirmasi lewat via telepon. Mengaku panitia lelang tidak ada yang bisa berhubungan dengan media jika ada ada yang mau ditanyakan. Kata dia, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan langsung bertanya sama Sekretaris BP2JK.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Dana Hibah KPU Majene 22,5 Miliar Seret 2 Orang ASN

“Panitia lelang tidak bisa bicara dengan Media YA pak, jika ada yang mau ditanyakan silahkan tanya dengan saya saja pak, “ kata Ika yang mengarahkan wartawan media ini harus bertanya kepadanya.

Saat ditanya, apa alasan panitia lelang BP2JK Perwakilan Sulbar, dimana PT Marinda Utamakarya Subur sebagai peserta lelang pada kegiatan Proyek Bendung Malunda, yang sebelum nya berada di posisi pertama tiba – tiba jatuh tanpa alasan.

Sekretaris BP2JIK Ika dengan jawaban singkatnya mengatakan, sebagai penyedia pasti tau itu ada disebut masa sanggah berarti pihak perusahaan ( PT Marinda Utamakarya Subur ) yang ikut lelang itu bisa berhak bertanya kenapa sampai bisa jatuh tapi bertanya di ruang masa sanggah.

“ Ada masa sanggah ya pak, bisa bertanya dan bisa mengeluarkan pendapatnya soal itu kenapa sampai bisa jatuh apa permasalahannya. Semua yang merasa dirugikan, bisa bicara di ruang masa sanggah ya, “ ujar Ika

Selain itu, Media ini kembali mempertanyakan waktu atau masa pengumuman tender Proyek Bendung Malunda, yang peserta lelang di tiba – tiba dimajukan tanpa info sebelumnnya. Ika mengaku, tidak bisa memberikan keterangan soal itu sebelum ada izin dari pimpinan nya. Apalagi saat ini dirinya sementara mengikuti WFH.

“ Masa atau waktu pengumana di majukan kan ada pertibangan – pertimabang. Kalau soal itu, saya tidak bisa menjawab dengan alasan hari ini saya sibuk WFH. Kalau bertanya soal ini, saya harus komunikasi dengan pimpinannya pak. Jika seandainya di kantor, mungkin bisa langsung jawab karena saya lagi di rumah dan tidak bisa menerima tamu ya, “ tutup Ika.**

aji/INDIGO99COM

Berita Terkait

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan
Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.
Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 
Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 
Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 
Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 
Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang
BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini
Berita ini 1,661 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 23:17 WIB

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:26 WIB

Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:56 WIB

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:44 WIB

Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:39 WIB

Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:19 WIB

Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:28 WIB

BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:21 WIB

Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!