Dugaan Indikasi Keracunan Massal, PMII Majene Minta DPPPAPPKB Majene Bertanggung Jawab

- Jurnalis

Rabu, 8 Mei 2024 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PMII Cabang Majene, Asrullah Razak.(F/Udin )

Ketua PMII Cabang Majene, Asrullah Razak.(F/Udin )

MAMUJU, Indigo99.com | Peristiwa indikasi keracunan massal di Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene, yang membuat Balita Sejumlah 42 orang dilarikan ke Puskesmas akibat mengalami mual dan muntah – muntah hingga sebagian mengalami diare.

Hal ini, disayangkan oleh Ketua PMII Cabang Majene, Asrullah Razak, karena kegiatan sosial ini menimbulkan korban khususnya bagi Balita.

Menurut Asrullah, kegiatan yang nyaris korbankan puluhan Balita ini, diminta kepada Dinas pemberdayaan perempuan perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana ( DPPPAPPKB ) Kabupaten Majene, untuk bertanggung jawab persoalan ini.

Baca Juga :  LBH Mandar Yustisi Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal

“ Ini tidak bisa dibiarkan, anak – balita nyaris korban. Dan sya minta dengan tegas pihak DPPPAPPKB Kabupaten Majene untuk bertanggung jawab, “ tegas Asrullah.

Selain diminta bertanggung jawab terhadap kasus ini. Kata dia, program ini diminta untuk dievaluasi terhadap program pemberian makanan tambahan (PMT).

“ Dengan adanya kejadian tersebut kami menuntut kepada DPPPAPPKB bertanggung jawab terhadap korban yang terdampak. Dan kami menuntut program tersebut untuk di evaluasi dan melibat tenaga kesehatan dalam pemberian PMT.” harpanya.

Baca Juga :  PDAM Mamuju Terus Disorot, Ada Dugaan Pemasangan Pipa Tidak Sesuai Ukuran

Seperti diberitakan sebelumnnya, sebanyak 42 Balita di Kecamatan Pamboang, mengikuti salah satu acara Launching pemberian makanan tambahan (PMT) oleh DPPPAPPKB Kabupaten Majene. Namun tidak berlangsung lama, puluhan Balita setelah mengkonsumsi PMT yang disiapkan oleh panitia, mengalami kejadian aneh yakni muntah dan mual. Kejadian ini sontak menimbulkan kepanikan orang tua anak untuk cepat dilarikan ke Puskesmas Pamboang dan RS Majene.    

Berita Terkait

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 
Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 
Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini
Berita ini 428 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:01 WIB

Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:32 WIB

Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:31 WIB

Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:43 WIB

Program Tanam Sukun Pj Bahtiar Tuai Sorotan, 4 Program Kementan RI Terabaikan?

Berita Terbaru

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!