Dua Terdakwa Korupsi PDAM Mamasa Divonis Bersalah 

- Jurnalis

Selasa, 30 April 2024 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang pembacaan vonis dua terdakwa perkara korupsi PDAM Mamasa.(F/Humas)

Sidang pembacaan vonis dua terdakwa perkara korupsi PDAM Mamasa.(F/Humas)

MAMUJU,indigo99.com | Dua terdakwa korupsi PDAM Kabupaten Mamasa, divonis bersalah oleh majelis hakim Tipikor pada Pengadilan Negeri kelas IA Mamuju. Selasa 30/4/2024

Dua terdakwa yang duduk di kursi pesakitan adalah Awaluddin selaku pengelola anggaran PDAM Mamasa tahun 2018, divonis 1 tahun penjara dan denda 50 juta subsider 1 bulan.

Sementara terdakwa Daniel selaku Kabag Keuangan, juga divonis 1 tahun dengan denda 50 juta subsider 1 bulan. Putusan ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa penuntut Umum yang menuntutnya 1,3 Tahun penjara terhadap terdawa Awaluddin.

Vonis yang dibacakan langsung oleh majelis hakim Tipikor yang diketuai Ignatius Ari Wibowo serta dua hakim anggota Syamsuardi dan I Gede Subagio. Keduanya dinyatakan bersalah dan terbukti melanggar UU Tipikor.

Baca Juga :  Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

“ Putusan yang baru dibacakan oleh majelis hakim, kami masih pikir – pikir, apakah diterima atau tidak, tunggu ya,” singkat Kajari Mamasa, Musa. 

Seperti diberitakan sebelumnnya, dalam tuntutan jaksa yang dibacakan terdakwa Korupsi PDAM Mamasa, yang diketahui Kembalikan Kerugian Negara 100 Juta.

JPU Muhammad Siddiq, menyebutkan bawah terdakwa Awaluddin dituntut 1 tahun 3 bulan denda Rp.50.000.000. Subs 3 bulan. Sedangkan terdakwa Daniel hanya dituntut 1 tahun penjara denda Rp.50.000.000 subs 3 bulan.

Baca Juga :  Wapres Ma'ruf Amin Kukuhkan KDEKS Sulbar.

“Dua terdakwa korupsi PDAM, kami nyatakan bersalah dengan dituntut masing masing kalau Awaluddin 1,3 tahun dan Daniel 1 tahun,” sebut Siddiq.

Seperti diketahui, diketahui terdakwa Awaluddin sudah dua kali mengembalikan kerugian negara. Pada penyerahan pertama sebesar 100 juta dan penyerahan terakhir 4003 juta. Jadi total kerugian negara dikembalikan Rp. 503.089.000. Jumlah ini setara dengan angka temuan kerugian negara yang ditemukan penyidik Kejari Mamasa.

” Tuntutan yang diberikan terdakwa ini sudah sesuai dengan niat baik terdakwa yang sebelumnya sudah mengembalikan nilai kerugian negara sebesar 500 juta lebih,” jelas Siddiq.

 

Berita Terkait

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 
Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 
Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini
Berita ini 835 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:01 WIB

Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:32 WIB

Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:31 WIB

Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:43 WIB

Program Tanam Sukun Pj Bahtiar Tuai Sorotan, 4 Program Kementan RI Terabaikan?

Berita Terbaru

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!