Ketahuan Nyabu, Dua Orang ASN Pemda Provinsi Sulbar Terciduk Polisi Narkoba

- Jurnalis

Kamis, 9 Desember 2021 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

indigo99.com | Dua orang oknum ASN di Pemerintah Daerah ( Pemda ) Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), terciduk oleh anggota Satuan Reserse Narkoba Polda Sulbar dan Satu diantaranya yang tertangkap adalah oknum LSM. Penangkapan Ketiga tersangka itu terjadi di salah satu rumah di jalan Diponegoro Kelurahan Karema Kecamatan Mamuju kabupaten Mamuju. Belum lama ini.

Diketahui Dua orang oknum ASN yang sudah ditetapkan menjadi tersangka adalah inisial IN umur 42 tahun kerja sebagai ASN di Dinas Transmigrasi Provinsi Sulbar. Dan tersangka AR umur 42 tahun juga berprofesi sebagai ASN Dinas Sosial Provinsi Sulbar dan tersangka EK umur 48 tahun adalah oknum LSM.

Baca Juga :  Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat

Penangkapan Ketiganya, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti ( BB ), 1 saset sabu dengan berat 0,34 gram. 1 buah kaca pyrex, 1 buah alat hisap ( Bong ) dan uang tunai 400 ribu rupiah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikonfirmasi kepada Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Syamsu Ridwan, membenarkan adanya Tiga orang tersangka penyalahgunaan obat terlarang yang ditangkap oleh anggota Subdit III Ditresnarkoba, belum lama ini. Ketiga tersangka itu, berhasil diciduk oleh anggota Res Narkoba Polda Sulbar beserta barang buktinya disalah satu rumah warga.

Kata dia, saat dilakukan penggeledahan terhadap ketiganya, Polisi menemukan beberapa barang bukti Narkoba jenis sabu dan alat hisap ( Bong ). Dan dilanjutkan dengan tes urine, terbukti urin Ketiga tersangka positif sabu. Tersangka juga mengaku kepada polisi, bahwa sempat menggunakan Narkoba jenis sabu sebelum tertangkap.

Baca Juga :  Bawaslu Mamuju Temukan Dugaan Pelanggaran Pemilu, 3 TPS Direkomendasikan PSU

“ Tersangkanya Tiga orang ditangkap disalah satu rumah di jalan Diponegoro Mamuju. Dua orang tersangka adalah ASN. Pada penangkapan Ketiganya, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti Narkoba jenis sabu. Dan mereka mengaku sempat pakai Narkoba jenis sabu setelah urine nya dinyatakan positif sabu, “ sebut Syamsu kepada indigo99.com.

Terhadap kasus ini, Ketiga tersangka sudah mendekam dalam tahanan Polda Sulbar. Dan kasus ini, polisi masih melakukan pengembangan.**

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan
Pagi Tadi, Seorang Pegawai KPU Mateng Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel 109
Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah
Berita ini 4,204 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!