Dua Kasus Korupsi Bergulir di Meja Penyidik, Ini Kata Ketua DPRD Sulbar

- Jurnalis

Jumat, 22 April 2022 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi. ( Foto Rahman Tribun )

Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi. ( Foto Rahman Tribun )

MAMUJU, indigo99.com | Dua kasus korupsi yang kini bergulir di meja penyidik, baik di Kejaksaan maupun di Kepolisian mendapat tanggapan dari Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi.

Dua kasus itu diantaranya adalah soal aset Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Mamuju tahun 2018 – 219, Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), yang kini bergulir di meja penyidik Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Mamuju. Dikabarakan, kasus ini disinyalir juga sudah memiliki calon tersangka baru.

Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) Suraidah Suhardi, mengatakan soal dugaan penyalahgunaan aset milik Pemda Mamuju, yang diketahui sudah masuk di rana hukum. Kata Politisi Demokrat itu, penanganan kasus tersebut diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum ( APH ) untuk bisa mengungkap kasus tersebut khususnya bisa ditemukan aset yang hilang.

“ Secara umum penanganan kasus aset ini tentu kita mesti percayakan pada penegak hukum untuk melakukan proses lebih lanjut. Sebab apapun namanya, kalau kasus korupsi tidak ada tempat di Sulbar karena menghambat pembangunan , ” tegasnya .

Selain kasus dugaan penyalahgunaan aset milik Pemda Mamuju. Suraidah juga menyentil kasus KPU Sulbar yang juga sudah memiliki tersangka. Kata dia, terkait hal ini tentu sangat disayangkan terjadi adanya kasus korupsi yang kembali menjerat beberapa pegawai di kantor penyelenggara Pemilu ( KPU ) Provinsi Sulbar.

Baca Juga :  Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Lanjut dia katakan, meski belum ada putusan inkracht, namun dugaan kerugian itu tentu mencederai kepercayaan publik terhadap penggunaan anggaran negara yang bersumber dari dan kepentingan masyarakat juga.

“ Dalam hal ini, kita berharap tidak terulang lagi. Apalagi yang berkaitan pada institusi penyelenggara Pemilu. Sebab tak lama lagi, momentum kontestasi politik akan bergulir lagi. Kepercayaan publik mesti dijaga. Sebab pada siapa lagi rakyat percaya kalau sejumlah instrumen demokrasi kita terganggu dengan hal hal seperti ini.” pungkas Suraidah.

Pewarta indigo99.com : Aji

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 603 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!