DKP Sulbar Minta Developer Reboisasi Mangrove di Pesisir Pantai Baurung 

- Jurnalis

Kamis, 28 Maret 2024 - 04:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJENE, indigo99.com | Menjaga hutan mangrov tetap kokoh membentengi agar tidak terjadi abrasi pantai. Baru – baru ini Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulbar melakukan observasi di kawasan mangrove yang diduga masuk dalam penebangan di wilayah Baurung Kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene. 

Kadis DKP Sulbar melalui Kabid Pengawasan SDKP Saehu, kepada indigo99.com membenarkan adanya kwasan mangrove di Majene telah terjadi penebangan untuk kepentingan bisnis pengembang perumahan seluas 3 hektar.

“ Atas laporan masyarakat dan petunjuk dari pak Kadis DKP, kami langsung melakukan observasi, dan benar adanya paraktik penembagan mangrove disana untuk kepentingan bisnis pengembang perumahan,” kata Saehu, kepada indigo99.com 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menyebutkan, dari hasil observasi di lapangan oleh tim dari DKP menemukan 3 poin diantaranya :

  1. Adanya Surat Keterangan fungsi lahan Nomor: B.500.6.4.2/49/ll/2024 menjadi lahan pembangunan perumahan seluas ± 3 Ha oleh PT. Rahmat Pratama Nusantara
  2. Berita Acara Nomor: B.000.7.1.6/48/ll/2024 Tanggal 19 Feb 2023 Perihal Berita Acara Survey Lokasi Tambak oleh DKP Kabupaten Majene di Baurung Kecamatan Banggae Timur, yang dinyatakan tambak tersebut tidak produktif lagi
  3. Koordinasi ke kantor DLHK Kabupaten Majene bahwa kesesuaian rencana kegiatan pemanfaatan ruang bahwa rencana lokasi kegiatan usaha telah sesuai dengan Perda Kabupaten Majene No. 3 Tahun 2020 tentang rencana daerah tata ruang perkotaan Majene tahun 2020-2040

“ Dari hasil observasi ini kami berharap agar pihak Depelover berupaya melakukan reboisasi mangrove di wilayah pesisir pantai yang berdampak abrasi pantai, sebagai bentuk kepedulian untuk menjaga kelestarian lingkungan terutama di sekitar pantai, tanpa adanya upaya reboisasi maka bisa jadi mangrove yang ada di wilayah Sulbar akan habis akibat pembabatan untuk pemukiman masyarakat tanpa memperhatikan akibat abrasi pantai yang akan terjadi.” pintanya.

 

Editor : Aji

Berita Terkait

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan
Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian
11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 12:55 WIB

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan

Minggu, 14 April 2024 - 11:15 WIB

Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Selasa, 9 April 2024 - 05:55 WIB

Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!