Disebut Bekingi Penebangan Liar, Ini Klarifikasi Oknum Aparat

- Jurnalis

Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayu sedang diangkut mobil hartop diduga dari penebangan ilegal di kawasan Ulu Makula, Desa Ulumanda, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene. (Foto warga/ist)

Kayu sedang diangkut mobil hartop diduga dari penebangan ilegal di kawasan Ulu Makula, Desa Ulumanda, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene. (Foto warga/ist)

MAJENE,indigo99.com | Pengungkapan kasus praktik penebangan liar di area pegunungan Ulumanda Desa Kabiraan Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene, yang disebut – sebut diduga dibekingi oleh oknum aparat.

Mantan Babinsa Kabiraan angkat bicara terkait namanya disebut – sebut warga soal kepemilikan kayu Uru.

Dikutip dari Media masalembo.com, Sabtu 10 Februari 2024, Asri Mantan Babinsa Kabiraan, kepada waratwan media ini membantah keterlibatan dirinya dalam praktek ilegal loging atau penebangan liar di pegunungan Kecamatan Ulumanda tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu tidak benar pak, kayu itu saya beli sama masyarakat,” kata Asri, Sabtu (10/2/2024)

Meski dirinya tak menafik telah memuat kayu dari Desa Ulumanda beberapa waktu lalu, namun kayu tersebut dibeli dari warga dan diperuntukkan untuk bangun rumah.

Baca Juga :  Peningkatan Nilai SPBE Tahun 2024

“Jadi tidak benar pak, kalau diperjual belikan, karena kayu itu saya pakai untuk bangun rumah di Salutambung,” ujar Asri.

Asri juga membantah telah melakukan penebangan di kawasan hutan lindung, sebab kayu tersebut diambil dari lahan atau kebun milik masyarakat setempat.

Sebelumnya, warga Kecamatan Ulumanda mengungkap dugaan praktek penebangan kayu tak berizin di wilayah Ulu Makula, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene.

Seorang warga yang enggan menyebut namanya menduga kayu tersebut diangkut di malam hari untuk diperjual belikan. Kegiatan ini diduga melibatkan oknum anggota TNI inisial AS dalam praktek penebangan itu.

Sementara, pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Malunda, membenarkan kegiatan tersebut. Namun mereka belum mengetahui apakah penebangan tersebut berada di area hutan lindung, hutan produksi, atau kawasan adat.

Baca Juga :  Pengumuman Penetapan Hasil Seleksi Nama Anggota KPPS se Kabupaten Mamuju

“Kita belum bisa memvonis bahwa mereka bekerja di hutan lindung karena belum mendapatkan titik koordinatnya,” kata Abd Hamid, Kepala UPTD KPH Malunda, Kabupaten Majene.

Ia mengatakan, pihaknya akan melengkapi data dan informasi untuk dapat bertindak menyikapi maraknya informasi warga terkait penebangan hutan tersebut.

Sementara, Muh Yusuf yang merupakan anggota Kesatuan Polisi Kehutanan (Polhut) Daerah Majene, mengatakan aktivitas penebangan itu tak memiliki izin.

“Untuk saat ini tidak ada izin dari kehutanan, tapi kami dengar ada izin dari pihak adat, kami belum mendapat info lengkapnya,” ujar Yusuf dikonfirmasi via telepon, Sabtu.

 

Editor : Aji

Berita Terkait

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster
Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius
Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas
2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur
Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus
Peningkatan Nilai SPBE Tahun 2024
Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat
Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:22 WIB

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:31 WIB

Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:41 WIB

Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:27 WIB

2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:40 WIB

Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:05 WIB

Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:15 WIB

Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:30 WIB

Berhasil Ungkap Kasus OTT Hingga Narkoba, 2 Satker Diganjar Penghargaan

Berita Terbaru

Kabid Perikanan budidaya, mengunjungi lokasi pembenihan dan pembesaran lobster air tawar di Kelurahan Rimuku.(Foto/Ucok)

Advertorial

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:22 WIB

error: Content is protected !!