Direktur Perumda SEM Akui RKTA Belum Diteken Pj Gubernur Sulbar

- Jurnalis

Rabu, 24 Mei 2023 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Operasional SEM Asrul Abu.

Direktur Operasional SEM Asrul Abu.

MAMUJU, indigo99.com | Dana bagi bagi hasil atau dana Participating Interest ( PI ) dalam Pengelolaan Migas Blok Sebuku, yang mendapat sorotan Komisi II DPRD Provinsi Sulbar karena mengendap di kas Perumda Sebuku Energi Malaqbi ( SEM ).

Terkait itu, Direktur Operasional Asrul Abu, angkat bicara terkait dana Participating Interest dalam Pengelolaan Migas Blok Sebuku senilai 23,4 Miliar,

Asrul Abu kepada sejumlah media, mengatakan, RKAT atau rencana kerja anggaran tahunan yang disoalkan DPDR Provinsi Sulbar diakuinya belum ditandatangani Gubernur Sulbar, selaku KPM atau Kuasa Pemerintah yang mewakili.

Baca Juga :  Rabu Besok, Wapres RI Hadir di Mamuju, Sejumlah Pengamanan Disiagakan 

“Jadi bukan belum ada RKAT tapi RKAT 2023 yang belum ditandatangani oleh gubernur selaku KPM Perumda Sebuku energi malaqbi,” Ujarnya.

Asrul menyebutkan, membenarkan, dalam surat yang diterbitkan Sebuku Energy Malaqbi, disebutkan bahwa Pemprov Sulbar mendapat dana PI sebesar 1,5 juta dolar, atau yang dikonversi ke rupiah menjadi 23.415.210.000 atau 23,4 Miliar (kurs 1 dolar = 15.120).

“Harusnya ditandatangani oleh pak PJ Akmal Malik. Namun belum di ditanda tangani beliau sudah di ganti. Jadi baru akan kami ajukan kembali ke Pj baru Gubernur Sulbar yang baru di awal Juni nanti,” Ucapnya.

Baca Juga :  Keberadaan 2 Unit Randis Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mamuju Dipertanyakan 

Sebelumnya diberitakan, Ketua komisi II DPRD Sulbar H.Sudirman mengatakan Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) yang menjadi kendala pengelolaan dana pembagian Blok migas Sebuku

“Sampai saat ini, belum ada RKAT karena memang belum diteken pak Gubernur Sulbar, bagaimana bisa kelola dana tersebut, ini kan sangat merugikan kita semua,” jelas Sudirman.

Pewarta indigo99.com : Aji

 

Berita Terkait

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu
Laporan Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene, Jaksa Lakukan Pulbaket
Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene 500 Juta, Dilaporkan Kejaksaan
Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Berita ini 346 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:46 WIB

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:27 WIB

Laporan Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene, Jaksa Lakukan Pulbaket

Selasa, 28 Mei 2024 - 10:56 WIB

Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene 500 Juta, Dilaporkan Kejaksaan

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:10 WIB

Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 

Berita Terbaru

Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin bersama Bupati Pasangkayu, melakukan penanaman perdana bibit sukun di salah satu lokasi di Pasangkayu.(H/Foto)

Advertorial

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:46 WIB

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!