Diduga Tercemar Limbah Pabrik, Air Sungai Salupangkang Menghitam

- Jurnalis

Sabtu, 29 Januari 2022 - 03:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Salopangkang, yang diduga tercemar limbah pabrik sawit. ( Foto Gusni TVone )

Sungai Salopangkang, yang diduga tercemar limbah pabrik sawit. ( Foto Gusni TVone )

indigo99.com | Limbah pabrik sawit di Kabupaten Mamuju Tengah ( Mateng ), kembali menuai sorotan sejumlah media. Pasalnya, aliran sungai Salupangkang yang berada di Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), tiba – tiba berubah warna kehitam – hitaman dan berminyak karena diduga tercemar limbah pabrik.

Dikutip dari Tribun Sulbar.com, sungai Salupangkang yang diduga tercemar membuat warga setempat dikagetkan dengan matinya ikan. Kuat dugaan, matinya ikan tersebut akibat terdampak pada limbah yang sudah mencemari habitatnya.

Ridwan Maulana, salah seorang warga yang memiliki tambak ikan di Desa Kambunong, menyatakan,dugaan air sungai yang tercemar limbah pabrik sawit, mengaku sampai saat ini tidak berani mengganti air tambak ikannya. Sebab kata dia, jika di ganti dipastikan ikan di tambak akan mati. 

“Saya tidak mau mengganti air tambak ikan yang saya jaga kalo saya ganti air maka kemungkinan ikan yang saya pelihara di dalam tambak akan mati, akibat air sungai kini sudah tercemar limbah,” Terangnya saat dikonfirmasi via telepon, Sabtu (29/1/2022)

Dia mengaku, air sungai Salupangkang diduga mulai tercemar sejak beberapa hari kemarin dimana ikan yang menjadi habitat sungai tersebut saat ini banyak yang mengapung di sungai.

“Air sungai yang biasanya jernih, kini warnanya hitam dan berminyak. Diduga hal itu dipicu akibat air sungai tercemar limbah pabrik sawit,” jelasnya.

Baca Juga :  Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu

Dihubungi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mamuju Tengah, Mulyadi, mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui adanya limbah pabrik yang mencemari Sungai Salupangkang tersebut.

“Informasi yang ada sama jajarannya, persoalan pencemaran sungai di Desa Kambunong tersebut sudah sering masuk laporan dari warga pemilik tambak,” Sebut Mulyadi saat dikonfirmasi melalui via telepon.

Disebutkan, soal pencemaran yang baru terjadi ini pihaknya belum mengetahui. Namun, rencananya hari ini yang bertanggung jawab dengan pencemaran lingkungan akan turun langsung kelapangan.

“Untuk mengecek langsung informasi dari warga, saya sudah perintahkan, jajarannya yang bertanggungjawab dengan persoalan pencemaran lingkungan,” pungkasnya.**

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat
Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar
Berita ini 376 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 20:09 WIB

Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Minggu, 7 April 2024 - 06:53 WIB

Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar

Minggu, 7 April 2024 - 04:48 WIB

Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!