Diduga Lecehkan Anak 9 Tahun, Pria Beristri Dipolisikan

- Jurnalis

Senin, 1 Agustus 2022 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

MAJENE, indigo99.com | Seorang anak dibawa umur ( 9 tahun ) sebut saja Mawar ( nama samaran ) harus dijemput oleh pihak dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DPPPA ) Kabupaten Majene Provinsi Sulbar, untuk mendapatkan pemulihan psikologis atas traumatik yang dialami.

Mawar masih ketakutan atas kejadian yang menimpanya yang sudah berlangsung Seminggu itu, atas kasus pelecehan seksual dialami yang diduga dilakukan oleh seorang pria beristri bernak Satu di salah satu desa di Kecamatan Malunda Kabupaten Majene.

Ibu korban kepada wartawan indigo99.com, menceritakan nasib yang dialami anaknya yang usia masih beranjak Sembilan tahun. Kata dia, pada Minggu sore tanggal 24 Juli 2022, anak tersebut hendak ke rumah neneknya, namun di perjalanan tiba – tiba dipanggil terduga pelaku yang saat itu berada diteras rumah. Karena korban tidak mau, namun nafsu pelaku semakin memuncak, terduga pun tiba – tiba turun kejalan menjemput paksa korban dan membawanya dengan cara menggendong ke rumah kosong.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih ibu korban kepada media ini. Saat terduga pelaku berada di rumah kosong, sange pria beristri itu semakin tidak dikendalikan hingga badan korban diraba, dicium – cium sampai kemaluan ( maaf ) korban di pegang – pegang. Perlakuan tidak senonoh terduga pelaku, membuat korban merontak – rontak sampai menangis dan ingin lari. Namun terduga pelaku, bisa meredam dengan memberikan uang 2 Ribu rupiah tetapi korban menolaknya. Terduga juga sempat mengancam kepada korban agar tidak menceritakan kepada ibu korban atas kejadian yang dialami.

Baca Juga :  Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang - Belang Dikabarkan Hilang

“ Anak merontak rontak dan mau lari, tapi sempat mau di aksi uang Dua ribu tapi dia tidak amu dan terduga meminta agar tidak menceritakan kepada siapapun termasuk ibu. Korban lari ke rumah neneknya sambil menceritakan kejadian yang dialami kepada neneknya,” kata ibu korban.

Atas kejadian ini, ibu korban mengaku langsung mengadu kepada kepala dusun desa setempat namun tidak ada solusi hingga berujung laporan Polisi.

Atas kejadian yang dialami anaknya, Ibu korban tidak ingin berlama – lama dan langsung membuat laporan Polisi di Polsek Malunda. Rupanya laporan polisi ibu korban berefek, dimana pihak terduga pelaku langsung mendatangi rumah nenek korban untuk meminta maaf dan mengakui kesalahannya yang menyebutkan dirinya khilaf kepada korban. Bahkan pihak pelaku sempat memberikan amplop, namun ibu korban menolaknya.

“ Setelah saya membuat laporan Polisi, mungkin terlapor dia tahu atau takut. Dia datang dengan istrinya meminta maaf dan saya dibawakan amplop, tapi saya tolak pak. Saya berharap, Polisi bisa mengungkap kasus ini. Kasain anak saya trauma sekali kasian, “keluh ibu korban

Baca Juga :  Jokowi Resmikan Proyek APBN 1,31 Triliun di Sulbar

Terkait kasus ini, Kapolsek Malunda, Iptu Alim Haeba, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus dugaan pelecehan anak dibawa umur yang terjadi di wilayah hukum Polsek Malunda. Kasus ini kata Kapolsek, awalnya dilapor di tingkat desa, karena di desa tidak ada solusi penyelesaian sehingga pihak korban membawanya ke tingkat Polsek.

Alim mengaku, ibu korban sendiri yang membuat laporan Polisi. Hingga anggota Polsek Malunda menindak lanjuti laporan tersebut dengan memanggil saksi – saksi. Kini kata dia, kasus ini sudah dilimpahkan penangananya di Polres Majene, setelah pihak Polsek Malunda melakukan penyelidikan mendalam atas kasus ini.

“ Setelah kami lakukan penyelidikan dengan memanggil para saksi – saksi. Kasus dugaan pelecehan anak dibawa umur sudah dilimpahkan penangannya di Polres Majene, karena kami tidak punya kewenangan menyidik lagi. Makanya untuk tindak lanjutnya itu ada di Reskrim Polres Majene. Untuk lebih jelasnya silahkan tanya di Polres.” terang Kapolsek Malunda.

Pewarta indigo99.com : Aji

 

Berita Terkait

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan
Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras
Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas
Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan
Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru
Jokowi Resmikan Proyek APBN 1,31 Triliun di Sulbar
Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos
Berita ini 1,450 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 12:14 WIB

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan

Rabu, 24 April 2024 - 06:31 WIB

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 April 2024 - 06:04 WIB

Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas

Selasa, 23 April 2024 - 17:05 WIB

Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan

Selasa, 23 April 2024 - 16:34 WIB

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 April 2024 - 09:14 WIB

Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi

Senin, 22 April 2024 - 17:28 WIB

Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos

Senin, 22 April 2024 - 15:42 WIB

Warga Terdampak Gempa di Malunda Layangkan Sikap Protes ke Jokowi

Berita Terbaru

Pj Zudan dalam Kuker ya di Kab Polman dalam acara pasar murah Ramadhan.(F/humas)

Advertorial

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 Apr 2024 - 06:31 WIB

Kuasa hukum Andi Dodi Hermawan berikan keterangan kepada media.

Headline

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 Apr 2024 - 16:34 WIB

error: Content is protected !!