Diduga Gadai Sawah Milik Orang, 4 Orang Asal Polman Dipolisikan 

- Jurnalis

Kamis, 23 November 2023 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para korban mendatangi SPKT Polres Polman, atas kerugian yang dialami 100 sampai 200 juta.(Foto/Huzair)

Para korban mendatangi SPKT Polres Polman, atas kerugian yang dialami 100 sampai 200 juta.(Foto/Huzair)

POLMAN,indigo99.com | Sedikitnya Tiga orang pria dan satu seorang wanita asal Kabupaten Polman, terpaksa dilaporkan di Polres Polman. Rabu kemarin 23/11/23.

Empat orang terlapor diketahui berinisial BC, IS, DA ( Perempuan ) dan AG. Ketiganya diduga melakukan dugaan tindak pidana penipuan dan pemalsuan dokumen tanah dengan modus diduga menggadai sawah fiktif alias milik orang lain.

Akibat perbuatan terduga yang menggadai sawah milik orang lain kepada korban. Para korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga orang yang mengaku menjadi korban atas tindakan yang dilakukan Keempat terlapor, kepada sejumlah Media mengaku bahwa dirinya tertipu atas sawah yang digadai oleh terlapor.

Seperti pengakuan Ketiga korban atas nama Arman, Iswandi dan Rifal, mengaku mendapat penawaran untuk menggadaikan sawah dari para terlapor. Keempat terlapor, mengaku memiliki sawah dengan dokumen lengkap. Dan sawah tersebut digadaikan ke para korban dengan nilai 100 sampai 200 juta, dengan perjanjian bagi hasil jika panen.

Baca Juga :  Komisioner KPU Imat Totori : Masa Tenang Besok Tidak Ada Lagi APK

“ Terlapor ini mengaku memiliki sawah dengan dokumen lengkap. Dan digadaikan ke kami dengan jumlah uang 100 sampai 200 juta. Namun saat dicek sawah tersebut tidak ada,” kesal salah seorang korban Arman.

Dia menceritakan, awalnya mengaku dibujuk sama terlapor IS yang juga masih kerabat korban untuk ikut dalam berinvestasi gadai sawah tersebut, kemudian beberapa hari kemudian pelaku berinisial BC yang mengaku pemilik sawah dan bertemu korban dan membawa berkas persyaratan yang ternyata juga palsu.

Karena tertarik dengan bisnis tersebut, dimana dalam setiap panen, baik pelaku maupun korban akan bagi hasil padi, dan ini berjalan selama 5 kali panen atau 2 tahun lebih dan nantinya dana korban dikembalikan.

Lanjut kata dia, kasus ini terungkap setelah korban mulai curiga, dimana janji yang awalnya disepakati tak sesuai harapan, korban mendatangi lokasi sawah yang ditunjuk pelaku, ternyata sawah tersebut bukan miliknya,melainkan milik orang lain.

Baca Juga :  Pj Gubernur Sulbar Zudan Gunakan Hak Politiknya di TPS Simboro

“ Ini penipuan diduga di koordinir seorang wanita berinisial DA, dimana peran pelaku mengaku mengendalikan transaksi jual beli hasil panen.” jelas Arman

Dia juga mengaku, dokumen sawah yang disampaikan yang diserahkan sebagai jaminan dan kerjasama dalam bisnis tersebut termasuk tanda tangan pemerintah kelurahan setempat, diduga dipalsukan pelaku.

Sementara Kasat Reskrim Polres Polman Iptu I Gusti Bagus Wardana, kepada indigo99.com, membenarkan adanya laporan masuk di Polres Polman. Soal duduk kasusnya atau laporan para pelapor belum mengetahui karena dirinya masih di Mamuju. 

Memang sudah ada masuk pengaduannya ke Polres dan sudah diterima piket Reskrim, hanya saya belum ada baca penuh isi pengaduannya, karena saya masih ada d Mamuju.” singkat Gusti.

Editor : Aji

Berita Terkait

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster
Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius
Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas
2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur
Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus
Peningkatan Nilai SPBE Tahun 2024
Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat
Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS
Berita ini 277 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:22 WIB

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:31 WIB

Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:41 WIB

Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:27 WIB

2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:40 WIB

Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:05 WIB

Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:15 WIB

Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:30 WIB

Berhasil Ungkap Kasus OTT Hingga Narkoba, 2 Satker Diganjar Penghargaan

Berita Terbaru

Kabid Perikanan budidaya, mengunjungi lokasi pembenihan dan pembesaran lobster air tawar di Kelurahan Rimuku.(Foto/Ucok)

Advertorial

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:22 WIB

error: Content is protected !!