Diduga Buang Bayi Seorang Buruh Ditangkap

- Jurnalis

Senin, 14 Februari 2022 - 05:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi bersama warga mengevakuasi mayat bayi perempaun yang ditemukan terapun di bekas galian tanah.

Polisi bersama warga mengevakuasi mayat bayi perempaun yang ditemukan terapun di bekas galian tanah.

indigo99.com | Pasca penangkapan seorang ibu yang membuang bayinya inisial SF di Desa Beru – Beru Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ). Belum lama ini.

Terhadap kasus ini, Polisi kembali mengembangkan dengan menangkap seorang pria inisial AN alias Asri umur 40 tahun alamat Jalan Pababari Kelurahan Rimuku Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju, pekerjaan seorang buruh. Diketahui tersangka AN, adalah terduga pelaku pemerkosaan terhadap tersangka SF, hingga hamil.

Baca Juga :  Bawaslu Mamuju Temukan Dugaan Pelanggaran Pemilu, 3 TPS Direkomendasikan PSU

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Pandu Arief Setiawan mengatakan, bahwa ternyata perempuan SF yang tersangka pembuang bayi merupakan korban pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh AN, sehingga dirinya merasa takut dan malu ketika melahirkan anak tersebut. Atas pengakuan itu, akhirnya terduga pelaku AN ditangkap polisi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut kata Pandu, bahwa pelaku AN ini mengaku melakukan pemerkosaan SF sebanyak Tiga kali ditempat yang berbeda hingga SF hamil. Pelaku AN lancar melakukan aksi bejatnya karena ditekan dengan pengancaman.                  

Baca Juga :  Berhasil Ungkap Kasus OTT Hingga Narkoba, 2 Satker Diganjar Penghargaan

“ Pelaku AN mengaku lakukan sebanyak Tiga kali dengan cara memaksa dan mengancam akan memukuli korban karena korban berteriak dan sempat berontak,” terang Kasat Reskrim Polresta Mamuju. 

Kini pelaku AN telah mendekam di sel tahanan Polresta Mamuju. Atas perbuatan kejinya pelaku diancam dengan pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara.**

Pewarta indigi99.com : Adji

Berita Terkait

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster
Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius
Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas
2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur
Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus
Peningkatan Nilai SPBE Tahun 2024
Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat
Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS
Berita ini 813 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:22 WIB

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:31 WIB

Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:41 WIB

Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:27 WIB

2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:40 WIB

Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:05 WIB

Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:15 WIB

Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:30 WIB

Berhasil Ungkap Kasus OTT Hingga Narkoba, 2 Satker Diganjar Penghargaan

Berita Terbaru

Kabid Perikanan budidaya, mengunjungi lokasi pembenihan dan pembesaran lobster air tawar di Kelurahan Rimuku.(Foto/Ucok)

Advertorial

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:22 WIB

error: Content is protected !!