Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius

- Jurnalis

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban mendapat perawatan intensif di RS Regional Mamuju.(Foto/DK)

Korban mendapat perawatan intensif di RS Regional Mamuju.(Foto/DK)

MAMUJU, indigo99.com | Seorang nelayan menjadi korban diduga ledakan bom ikan bernama Arman (40) warga Desa Kabuloang Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju, mendapat perawatan serius dari pihak Rumah Sakit Regional Mamuju.

Korban diketahui mengalami luka cukup parah akibat bom ikan miliknya, Arman kondisinya sangat memprihatinkan dimana bagian tangan terputus serta beberapa jari – jari tangannya. Tidak hanya itu, akibat ledakan bom rakitan miliknya meledak berdampak pada penglihatan korban ( tidak melihat ) serta sebagian kulitnya mengalami luka bakar.

Media ini mencoba memantau korban di kamar 210 RS Regional Sulbar, Arman kini terbaring kesakitan dan lukanya dibalut dengan perban luka setelah mendapat perawatan intensif dari RS.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adik korban Suhardi kepada sejumlah Media, membenarkan kakaknya mengalami luka karena bom ikan miliknya yang tiba – tiba meledak saat pergi mencari ikan. Lanjut kata dia, soal kronologis kejadiannya tidak mengetahui pasti karena tidak ditempat kejadian. Hanya mendapat laporan dari keluarga bahwa kakak nya mengalami luka yang cukup parah sehingga mendapat perawatan serius dari pihak rumah sakit.

Baca Juga :  Terdakwa Korupsi Unsulbar 1 Bebas 3 Vonis Bersalah

“ Lukanya sangat parah seperti mata dan tangannya dan sebagai kulitnya mengalami luka bakar karena meledak bom ikan. Saya tidak tahu pasti kronologinya karena saya di kebun waktu itu, saya tiba – tiba dipanggil keluarga saat setelah kejadian, “ kata Suhardi, yang mengaku sangat menyesalkan kejadian yang menimpa kakaknya saat pergi mencari rejeki di laut.

Seperti diketahui, seorang pria atas nama Arman asal warga Desa Kabuloang Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju, nyaris nyawa hilang akibat bom ikan miliknya meledak.

Pengakuan adanya bom ikan ikan yang tiba – tiba meledak milik Arman, diduga terlibat praktik illegal fishing atau mencari ikan dengan menggunakan bahan peledak ( Bom Ikan ).

Terkait kasus dugaan praktik illegal fishing dengan cara menggunakan bom rakitan atau bom ikan yang terjadi di perairan Kabuloang, mendapat tanggapan dari satuan pengawasan ( Satwa ) laut.

Baca Juga :  Mantan Kabid PPD Ditunjuk Sebagai Plt Kadis Dikpora Kabupaten Majene  

Kabid Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan pada DKP Provinsi Sulbar, Saehu mengatakan, kejadian ini berlangsung hari Senin kemarin tanggal 19 Februari 2024 sekitar pukul 10.00 wita. Dimana salah seorang nelayan diduga melakukan praktik illegal fishing dengan menggunakan bom ikan. Akibat bom ikan meledak, nelayan tersebut mengalami luka parah hingga langsung dilarikan ke RS Regional.

Berdasarkan keterangan masyarakat di Desa Bonda yang dihimpun oleh tim Satwas Kelautan dan Perikanan Sulbar, warga membenarkan terjadi ledakan bom di perairan taka manengge Desa Bonda Kecamatan Papalang, yang berjarak kurang lebih 2 mil dari bibir pantai.

“ Dari keterangan warga Bonda ke kami, bahwa benar ada ledakan bom yang diduga dilakukan oleh nelayan mencari ikan dengan menggunakan bahan peledak atau bom rakitan, yang jaraknya 2 mill dari bibir pantai,” sebut Zaehu.

 

 

Editor : Aji

Berita Terkait

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan
Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian
11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Berita ini 171 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 12:55 WIB

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan

Minggu, 14 April 2024 - 11:15 WIB

Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Selasa, 9 April 2024 - 05:55 WIB

Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!