DERAK Minta KPK RI Awasi Proses Tender 2022 Barjas Prov Sulbar.

- Jurnalis

Rabu, 26 Januari 2022 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DERAK, Husaeni.

Ketua Umum DERAK, Husaeni.

indigo99.com | Lembaga penggiat anti korupsi di Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), meminta kepada KPK RI agar jangan ragu mengawasi proses tender pengadaan barang dan jasa di Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) tahun anggaran 2022.

Hal itu, ditegaskan oleh Husaeni sebagai ketua umum ( Ketum ) dewan rakyat anti korupsi ( Derak ).      

Husaeni menilai, proses tender di bagian Biro pengadaan barang dan jasa ( Barjas ) Provinsi Sulawesi Barat tahun – tahun sebelumnya tentu dipertanyakan. Pasalnya kata dia, ada ditemukannya proyek yang tidak selesai alias putus kontrak. Dan hal ini kata dia, karena kontraktor yang kerjakan tidak memenuhi syarat atau kualified, sehingga berdampak pada hasil pekerjaan.

Apa yang menyebabkan ini, karena tidak kualified kontraktornya akhirnya seperti ini hasilnya. Misalnya, kegiatan proyek pelabuhan Palipi yang putus kontrak dan ada beberapa proyek yang menyeberang tahun sampai saat ini tidak rampung. Kalau misalnya kontraktornya kualified tidak mungkin terjadi seperti ini, “ ungkap Husaeni.

Bahkan tegas Husaeni mengatakan, kinerja ULP atau Biro Barjas Pemprov Sulbar dipertanyakan, terbukti adanya ditemukan tender yang berulang kali. 

“ Biasa ditemukan tender diulang – ulang, ada apa ini ?. Memang kita akui, mengulang tender itu jelas dalam aturan, tapi kan ini sudah ada pemenangnya, dan dirugikan pemenangnya, “ jelasnya.

Baca Juga :  2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Terkait penanganan korupsi di Sulbar, tim jaksa pidana khusus ( Pidsus ) Kejaksaan Negeri Polewali Mandar ( Polman ), baru – baru ini mampu mengungkap dugaan kasus korupsi, yang tersangkanya adalah mantan kepala ULP Kabupaten Polman. Hal ini patut diacungi jempol karena bisa mengungkap kasus korupsi.

“ Kinerja Kejari Polman, kita patut apresiasi karena mampu mengungkap kasus Korupsi yang mentersangkakan kepala ULP karena dugaan kasus Korupsi. Kalau Polman bisa, kenapa Sulbar tidak ?. Untuk itu, saya harap KPK turun di Sulbar, biar pengawasan tender bisa lebih profesional hingga tidak ditemukannya gartifikasi, “ pungkas Husaeni**

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

KPU Mamuju Sebut Boleh Berkampanye Tempat Fasilitas Pemerintah, Namun Ini Syaratnya
Seorang Warga Negara India Tiba di Salletto, Masuk Pantauan Imigrasi Kumham Sulbar 
Pandangan Umum Fraksi Atas Penjelasan Gubernur Sulbar Terhadap Nota Keuangan RAPBD 2024
Seorang Sekdes di Polman Jadi Korban Luka Tusuk Dibagian Dada
Kadiv Imigrasi Kumham Sulbar Tutup Usia 
Kasus Korupsi Unsulbar Kembali Seret 3 Tersangka, ini Peran Tersangka
Pasca Penetapan Tersangka S’, Kapolres Mamasa Himbau ini
Pasca Kebakaran Simbuang, 2 Korban Alami Luka Bakar  
Berita ini 506 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!