Dampak Elnino Harga Beras Meroket di Mamuju, Bulog Sebut Masih Ada Stok 1.400 Ton

- Jurnalis

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Bulog Mamuju, Suarsi.(foto/aji)

Pimpinan Bulog Mamuju, Suarsi.(foto/aji)

MAMUJU, indigo99.com | Harga beras akhir – akhir ini terus melambung tinggi. Dampak kenaikkan harga beras ini, berpengaruh kepada daya beli menurun khususnya masyarakat kalangan ke bawah.

Sejumlah upaya pemerintah Sulbar, untuk menekan harga beras agar bisa kembali stabil, salah satunya adalah membuka pasar murah atau gerakan pasar murah (GPM).

Tingginya harga beras saat ini dipasaran akhir – akhir ini, mendapat tanggapan dari pimpinan Bulog Mamuju, Suarsi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada indigo99.com, harga beras yang saat ini melambung tinggi dipengaruhi atau dampak dari El Nino ( Kemarau panjang ) yang terjadi tahun kemarin 2023. Dimana kata dia, hasil pertanian khususnya petani sawah sangat menurun. Hal ini kata dia, berharap pada bulan Maret ke depan dengan curah hujan yang bagus produksi gabah padi bisa kembali normal.

Baca Juga :  Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi

“ Harga beras di Mamuju mengalami kenaikan ini diakibatkan karena kemarin el Nino sehingga masa tanam petani mundur dan secara otomatis panen juga mundur, Semoga akhir Maret atau awal April sudah ada panen sehingga bisa menurunkan harga beras, “ kata Suarsi.

Dia mengaku, saat ini Bulog masih menyediakan stok 1.400 ton beras dan masih bisa bertahan 4 bulan kedepan.

“ Masyarakat Mamuju tidak perlu panik, karena beras di Bulog Mamuju masih cukup untuk menyambut Ramadhan dan Lebaran,” jelasnya.

Baca Juga :  Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar

Lanjut kata dia, untuk mengantisipasi lajunya kenaikkan harga beras di Mamuju. Bulog telah melakukan penyaluran bantuan pangan dengan menyuplai beras madiun ke kios – kios khususnya di pasar lama dan di pasar baru, melalui Gerakan pangan murah (GPM) bersama Dinas ketapang prov dan ketapang kabupaten

“ Untuk mengantisipasi kenaikan harga, Bulog melakukan
penyaluran bantuan pangan atau suplai beras medium ke kios2 lapak – lapak baik di pasar lama maupun pasar baru,” pungkasnya.

 

 

 

Editor : Aji

Berita Terkait

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan
Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian
11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Berita ini 121 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 12:55 WIB

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan

Minggu, 14 April 2024 - 11:15 WIB

Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Selasa, 9 April 2024 - 05:55 WIB

Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!